ANALISIS RASIO KEUANGAN DALAM MEMPREDIKSI KONDISI FINANCIAL DISTRESS PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA (StudiKasuspadaperusahaanTekstildanGarmenperiode 2011-2015)

Aji Sunarji, 124010306 (2016) ANALISIS RASIO KEUANGAN DALAM MEMPREDIKSI KONDISI FINANCIAL DISTRESS PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA (StudiKasuspadaperusahaanTekstildanGarmenperiode 2011-2015). Skripsi(S1) thesis, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unpas Bandung.

[img] Text
1. COVER.docx

Download (65kB)
[img]
Preview
Image
Lembar Pengesahan SUP.jpg

Download (216kB) | Preview
[img] Text
4. ABSTRAK.docx

Download (12kB)
[img] Text
5. ABSTRACT in English.docx

Download (12kB)
[img] Text
1. BAB I.docx

Download (333kB)
[img] Text
2. BAB II.docx

Download (76kB)
[img] Text
6. DAFTAR PUSTAKA.docx

Download (26kB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis rasio keuangan dalam memprediksi kondisi financial distress perusahaan, serta untuk mengetahui faktor apa yang menjadi penyebab terjadinya kebangkarutan pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Sampel dalam penelitian ini adalah perusahaan sektor indutsri tekstil dan garmen yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Metode penelitian yang digunakan dalam menganalisis rasio keuangan untuk memprediksi financial distress adalah dengan menggunakan metode Zmijewski (X-Score), metode Olhson (Y-Score), metode Altman (Z-Score), metode Grover (G-Score), dan metode Springate (Y-Score). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 5 perusahaan yang mengalami financial distress dengan menggunakan metode Zmijewski (X-Score), 10 perusahaan yang mengalami financial distress dengan menggunakan metode Olhson (Y-Score), 9 perusahaan yang mengalami financial distress dengan menggunakan metode Altman (Z-Score), 6 perusahaan yang mengalami financial distress dengan menggunakan metode Grover (G-Score), dan 13 perusahaan yang mengalami financial distress dengan menggunakan metode Springate (S-Score). Faktor penyebab terjadinya financial distress disebabkan oleh 2 faktor utama yang berasal dari internal dan eksternal. Faktor internal yaitu besarnya jumlah hutang, laba yang negates selama 2 tahun berturut-turut, dan manajemen yang buruk. Faktor eksternal yaitu kebijakan pemerintah, permintaan pasar, dan persaingan yang ketat. Kata Kunci : Financial Distress, Kebangkrutan, Faktor

Item Type: Thesis (Skripsi(S1))
Subjects: S1-Skripsi
Divisions: Fakultas Ekonomi > Manajemen 2012
Depositing User: nining widianingsih
Date Deposited: 16 Jan 2017 02:42
Last Modified: 16 Jan 2017 02:42
URI: http://repository.unpas.ac.id/id/eprint/14499

Actions (login required)

View Item View Item