Fortuna, Yulis (2026) REPRESENTASI FEMINISME DALAM FILM INDIA “ROCKY AUR RANI KII PREM KAHANI” (Analisis Semiotika John Fiske Mengenai Feminisme pada karakter Rani dalam Film India “Rocky Aur Rani Kii Prem Kahani”). Skripsi(S1) thesis, FISIP UNPAS.
|
Text
cover yulis.pdf Download (262kB) | Preview |
|
|
Text
BAB 2.pdf Download (363kB) | Preview |
|
|
Text
Abstrak 3 bahasa.pdf Download (124kB) | Preview |
|
|
Text
BAB 1.pdf Download (162kB) | Preview |
|
|
Text
Daftar Isi Yulis.pdf Download (50kB) | Preview |
|
|
Text
Daftar Pustaka.pdf Download (245kB) | Preview |
|
|
Text
Kata pengantar Yulis.pdf Download (131kB) | Preview |
|
|
Text
lembar persetujuan.pdf Download (81kB) | Preview |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi feminisme dalam film Rocky Aur Rani Kii Prem Kahaani karya Karan Johar dengan menggunakan pendekatan semiotika John Fiske dan model encoding/decoding Stuart Hall. Fokus utama penelitian adalah bagaimana tanda, simbol, serta narasi film merepresentasikan nilai kesetaraan gender, sekaligus bagaimana audiens menafsirkan ideologi feminisme yang terkandung di dalamnya. Data diperoleh melalui analisis teks film dan wawancara dengan enam informan, termasuk pengamat film, akademisi, serta pegiat feminisme. Hasil penelitian menunjukkan bahwa film ini menghadirkan representasi perempuan sebagai agen perubahan melalui karakter Rani Chatterjee yang digambarkan sebagai sosok independen, vokal, dan berani menentang norma patriarki, dengan penguatan melalui simbol- simbol visual dan naratif seperti adegan rapat perusahaan, acara Doa Durga, serta perlawanan terhadap aturan domestik keluarga Rocky; di sisi lain, karakter Rocky mengalami transformasi signifikan dari laki-laki patriarkal menuju individu setara yang menandai keterlibatan laki-laki dalam perjuangan feminisme, sementara temuan wawancara menunjukkan variasi posisi decoding audiens, di mana mayoritas informan (dominant-hegemonic) menerima pesan feminis sesuai maksud pembuatnya dan menilai film ini progresif, beberapa informan (negotiated reading) menyetujui pesan inti namun mengkritisi detail seperti subplot atau kedalaman perspektif, sedangkan satu informan (oppositional reading) menilai representasi feminisme masih simbolik, berfokus pada kelas menengah-atas, dan belum menyentuh aspek struktural, sehingga penelitian ini menegaskan bahwa makna feminisme dalam film ditafsirkan secara beragam sesuai latar belakang dan kerangka referensi audiens, serta membuka ruang diskusi lebih luas tentang bagaimana sinema populer dapat menjadi medium penting dalam mengartikulasikan dan memperdebatkan ideologi gender di masyarakat kontemporer. Kata Kunci: Feminisme, Representasi Gender, Semiotika, Bollywood
| Item Type: | Thesis (Skripsi(S1)) |
|---|---|
| Subjects: | S1-Skripsi |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Komunikasi 2025 |
| Depositing User: | Mr Iwan Ridwan Iwan |
| Date Deposited: | 30 Apr 2026 08:18 |
| Last Modified: | 30 Apr 2026 08:18 |
| URI: | https://repository.unpas.ac.id/id/eprint/82893 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
