Ayu Luni, 225020007 (2026) ANALISIS STRATEGI ADAPTASI DALAM MENGIMPLEMENTASIKAN INOVASI TEKNOLOGI APLIKASI KASIR PADA UMKM KULINER DI KAWASAN TAMANSARI. Skripsi(S1) thesis, FKIP UNPAS.
|
Text
COVER.pdf Download (165kB) | Preview |
|
|
Text
PENGESAHAN.pdf Download (422kB) | Preview |
|
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (253kB) | Preview |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (250kB) | Preview |
|
|
Text
BAB II.pdf Download (483kB) | Preview |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (243kB) |
||
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (557kB) |
||
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Repository staff only Download (212kB) |
||
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (219kB) | Preview |
Abstract
Perkembangan teknologi digital telah mendorong pelaku UMKM kuliner untuk mengadopsi aplikasi kasir Point of Sale (POS) guna mendukung pengelolaan transaksi dan operasional usaha. Fenomena Digital Paradox menjadi latar utama penelitian ini, yaitu kondisi di mana seluruh UMKM telah menggunakan QRIS, namun baru sebagian yang mengintegrasikan POS secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menganalisis strategi adaptasi proses UMKM kuliner di Kawasan Tamansari dalam mengimplementasikan aplikasi kasir POS, dan (2) mendeskripsikan kondisi implementasi inovasi teknologi tersebut serta keterkaitannya terhadap efektivitas adaptasi yang diterapkan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap lima UMKM kuliner yang dipilih secara purposive sampling, dengan keabsahan data diuji melalui triangulasi, dependabilitas, dan konfirmabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) strategi adaptasi kelima UMKM bervariasi, empat UMKM langsung mengadopsi POS sejak awal mengikuti kebijakan kantor pusat, sementara satu UMKM (Dik Crepes) beradaptasi secara evolusioner selama enam belas tahun, membuktikan usia usaha bukan penentu tunggal keberhasilan adaptasi; (2) implementasi POS pada kelima UMKM sudah cukup matang dari sisi integrasi QRIS dan pencatatan transaksi, namun pemanfaatan fitur lanjutan seperti COGS masih bergantung pada struktur kewenangan akses, di mana UMKM berakses terbuka (Kopi Jangkung) lebih optimal dibanding yang berakses terbatas (Segelas); (3) hambatan yang dihadapi lebih banyak bersumber dari keandalan sistem aplikasi dan tata kelola kewenangan internal ketimbang kemampuan teknis pengguna, namun seluruh kendala berhasil diatasi baik secara mandiri maupun melalui koordinasi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan adaptasi lebih ditentukan oleh komitmen pemilik usaha dan struktur kewenangan akses fitur dibanding usia usaha atau kecanggihan aplikasi, sehingga kapasitas adaptasi teknologi, SDM, dan operasional UMKM kuliner di Tamansari tergolong cukup baik. Sebagai akhir penelitian selanjutnya disarankan untuk memperluas cakupan ke luar kawasan kampus, menggunakan pendekatan kuantitatif, serta mewawancarai langsung pemilik usaha. Selain itu, penelitian mendatang dapat fokus mengkaji UMKM yang belum mengadopsi sistem POS guna memahami faktor keengganan terhadap adopsi teknologi digital. Kata Kunci: strategi adaptasi, inovasi teknologi, Point of Sale (POS), UMKM kuliner, Digital Paradox.
| Item Type: | Thesis (Skripsi(S1)) |
|---|---|
| Subjects: | S1-Skripsi |
| Divisions: | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Akuntansi 2026 |
| Depositing User: | E. Nurhayati Djaroni |
| Date Deposited: | 19 Oct 2026 02:51 |
| Last Modified: | 19 Oct 2026 02:51 |
| URI: | https://repository.unpas.ac.id/id/eprint/85547 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
