Nuranisa, Helpi Dwi (2026) JEJARING TRANSNASIONAL MUSIK INDIE: THE PANTURAS SEBAGAI AGEN BUDAYA POPULER INDONESIA DI FUJI ROCK FESTIVAL JEPANG 2025. Skripsi(S1) thesis, FISIP UNPAS.
|
Text
DAFTAR ISI.pdf Download (53kB) | Preview |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (248kB) | Preview |
|
|
Text
LEMBAR PENGESAHAN.pdf Download (77kB) | Preview |
|
|
Text
KATA PENGANTAR.pdf Download (76kB) | Preview |
|
|
Text
ABSTRAK 3 BAHASA.pdf Download (67kB) | Preview |
|
|
Text
BAB 2.pdf Download (212kB) | Preview |
|
|
Text
COVER.pdf Download (95kB) | Preview |
|
|
Text
BAB 1.pdf Download (332kB) | Preview |
Abstract
Penelitian ini berangkat dari fenomena globalisasi budaya yang mendorong terbentuknya jejaring transnasional dalam industri musik independen, khususnya melalui partisipasi band indie Indonesia The Panturas dalam Fuji Rock Festival Jepang 2025. Fenomena dalam penelitian ini adalah masih terbatasnya kajian yang menjelaskan bagaimana musisi indie dari negara berkembang dapat memasuki jaringan musik global serta berperan sebagai agen budaya populer dalam ruang internasional. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis proses terbentuknya jejaring transnasional musik indie, peran The Panturas sebagai agen budaya populer Indonesia, serta dampak partisipasi mereka terhadap penerimaan audiens global. Penelitian ini menggunakan kerangka teori transnasionalisme, soft power, dan budaya populer yang digunakan untuk memahami hubungan antara aktor non-negara, industri musik global, dan produksi budaya dalam konteks festival internasional. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif-analitis dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, studi dokumen, serta analisis data sekunder dari berbagai sumber terkait aktivitas The Panturas di ruang musik internasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jejaring transnasional The Panturas terbentuk melalui rangkaian festival musik, salah satunya AXEAN Festival. Keterlibatan dalam festival tersebut kemudian membuka akses The Panturas menuju Fuji Rock Festival sebagai salah satu ruang musik internasional. Proses tersebut juga menunjukkan peran kurator, promotor, dan platform digital dalam mendukung mobilitas artistik The Panturas. Selain itu, penelitian ini menemukan bahwa respons audiens global, khususnya di Jepang, menunjukkan adanya keterikatan emosional yang menghasilkan penerimaan budaya lintas negara serta berdampak pada peningkatan eksposur digital dan konsumsi musik. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa The Panturas berperan sebagai agen budaya populer Indonesia yang mampu memanfaatkan jejaring transnasional dan soft power budaya untuk membangun representasi identitas lokal dalam ruang musik global. Kata Kunci: Jejaring Transnasional, Musik indie, The Panturas, Soft power, Budaya Populer, Fuji Rock Festival.
| Item Type: | Thesis (Skripsi(S1)) |
|---|---|
| Subjects: | S1-Skripsi |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Hubungan Internasional 2026 |
| Depositing User: | S.Si Mochamad Yogi |
| Date Deposited: | 26 Aug 2026 09:07 |
| Last Modified: | 26 Aug 2026 09:07 |
| URI: | https://repository.unpas.ac.id/id/eprint/84639 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
