ANALISIS INTERTEKSTUALISME KONTEMPORER DALAM NOVEL ORANG-ORANG BIASA KARYA ANDREA HIRATA DAN PEMANFAATANNYA SEBAGAI ALTERNATIF BAHAN AJAR TEKS CERPEN DI KELAS XI SMA

FERANY, OSYBILLA TRI, 225030005 (2026) ANALISIS INTERTEKSTUALISME KONTEMPORER DALAM NOVEL ORANG-ORANG BIASA KARYA ANDREA HIRATA DAN PEMANFAATANNYA SEBAGAI ALTERNATIF BAHAN AJAR TEKS CERPEN DI KELAS XI SMA. Skripsi(S1) thesis, FKIP UNPAS.

[img]
Preview
Text
COVER.pdf

Download (282kB) | Preview
[img]
Preview
Text
PENGESAHAN DAN PENGUJI.pdf

Download (977kB) | Preview
[img]
Preview
Text
ABSTRAK.pdf

Download (203kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (344kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB II.pdf

Download (406kB) | Preview
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (398kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (653kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (280kB)
[img]
Preview
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (286kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini mengkaji intertekstualisme dalam novel kontemporer Orang-Orang Biasa (2019) karya Andrea Hirata terhadap novel Laskar Pelangi (2005) sebagai hipogram. Masalah penelitian ini adalah bentuk dan makna hubungan intertekstual tersebut serta pemanfaatannya sebagai bahan ajar teks cerpen di kelas XI SMA. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan intertekstual. Data dikumpulkan melalui teknik baca dan catat terhadap kedua novel. Data dianalisis dan dimaknai berdasarkan dimensi tematik, kultural, ideologis, dan estetis. Produk bahan ajar divalidasi oleh ahli materi dan ahli pembelajaran. Hasil penelitian menemukan 49 data intertekstualitas. Data terbagi ke dalam empat kategori. Penyerapan ditemukan 24 data. Transformasi ditemukan 9 data. Pengembangan dan modifikasi ditemukan 7 data. Penyimpangan ditemukan 9 data. Penyerapan merupakan kategori terbanyak. Novel Orang-Orang Biasa banyak mewarisi unsur novel Laskar Pelangi. Makna tematik menunjukkan kesamaan gagasan pendidikan dan perjuangan hidup. Makna kultural menunjukkan latar budaya Belitung. Makna ideologis menunjukkan kritik sosial terhadap ketimpangan dan hukum. Makna estetis menunjukkan gaya penceritaan satire. Hasil kajian dikembangkan menjadi bahan ajar teks cerpen. Bahan ajar disusun untuk kelas XI SMA. Bahan ajar dinyatakan valid dan layak digunakan oleh validator. Simpulan penelitian menunjukkan hubungan intertekstual yang erat antara kedua novel. Novel Laskar Pelangi berperan sebagai satu-satunya hipogram. Hubungan tersebut terwujud dalam bentuk penyerapan, transformasi, pengembangan, dan penyimpangan. Makna yang ditemukan mencakup dimensi tematik, kultural, ideologis, dan estetis. Bahan ajar yang dikembangkan valid untuk pembelajaran teks cerpen kelas XI. Penelitian ini disarankan menjadi rujukan kajian sastra bandingan. Guru disarankan memanfaatkan bahan ajar ini dalam pembelajaran teks cerpen. Peneliti selanjutnya disarankan mengkaji karya Andrea Hirata lainnya. Kajian intertekstual disarankan diperluas pada aspek nilai moral. Bahan ajar disarankan diujicobakan di sekolah lain. Kata kunci: intertekstualitas, hipogram, Orang-Orang Biasa, Laskar Pelangi, bahan ajar

Item Type: Thesis (Skripsi(S1))
Subjects: S1-Skripsi
Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > PGSD 2026
Depositing User: E. Nurhayati Djaroni
Date Deposited: 19 Aug 2026 08:31
Last Modified: 19 Aug 2026 08:31
URI: https://repository.unpas.ac.id/id/eprint/84564

Actions (login required)

View Item View Item