Permatasari Salsabila Inda, 225010013 (2026) PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN MEDIA PADLET TERHADAP KETERAMPILAN MENGANALISIS KASUS PELANGGARAN HAK WARGA NEGARA (Quasi Eksperimen di Kelas X SMA Pasundan 1 Bandung). Skripsi(S1) thesis, FKIP UNPAS.
|
Text
1. cover.pdf Download (341kB) | Preview |
|
|
Text
2. lembar pengesahan.pdf Download (958kB) | Preview |
|
|
Text
7.abstrak.pdf Download (572kB) | Preview |
|
|
Text
9.bab i.pdf Download (502kB) | Preview |
|
|
Text
10.bab ii.pdf Download (1MB) | Preview |
|
|
Text
11.bab iii.pdf Restricted to Repository staff only Download (849kB) |
||
|
Text
12.bab iv.pdf Restricted to Repository staff only Download (672kB) |
||
|
Text
13.bab v.pdf Restricted to Repository staff only Download (479kB) |
||
|
Text
14.daftar pustaka.pdf Download (490kB) | Preview |
Abstract
Penelitian ini dilaksanakan berdasarkan pentingnya pengembangan keterampilan menganalisis kasus pelanggaran hak warga megara pada peserta didik. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh penerapan model Problem Based Learning berbantuan media padlet terhadap keterampilan menganalisis kasus pelanggaran hak warga negara, mengetahui perbedaan keterampilan menganalisis peserta didik yang belajar menggunakan media padlet dan peserta didik yang menggunakan media mentimeter dalam model Problem Based Learning, serta mengukur tingkat efektivitas penggunaan media padlet dalam pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi experiment melalui desain nonequivalent control group design. Sampel penelitian terdiri atas dua kelas, yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol, yang masingmasing berjumlah 38 peserta didik. Data penelitian dikumpulkan melalui pelaksanaan pretest dan posttest, kemudian dianalisis menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, Paired Sample T-Test, Independent Sample T-Test dan N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Problem Based Learning berbantuan media padlet memberikan pengaruh yang signifikan terhadap keterampilan menganalisis peserta didik. Hal ini ditunjukkan oleh hasil uji Paired Sample T-Test dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 (< 0,05). Selain itu, hasil uji Independent Sample T-Test menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,025 (< 0,05), yang menandakan adanya perbedaan keterampilan menganalisis antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Rata-rata nilai posttest peserta didik pada kelas eksperimen mencapai 90,46, sedangkan pada kelas kontrol sebesar 87,28. Hasil analisis N-Gain menunjukkan bahwa kelas eksperimen memperoleh nilai rata-rata sebesar 0,7395 yang termasuk kategori tinggi, sementara kelas kontrol memperoleh nilai rata-rata sebesar 0,7062 dan berada pada kategori yang sama. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa model Problem Based Learning berbantuan media padlet memberikan pengaruh positif dan efektif dalam meningkatkan keterampilan menganalisis kasus pelanggaran hak warga negara pada peserta didik kelas X SMA Pasundan 1 Bandung. Kata kunci: Keterampilan Menganalisis, Padlet, Pelanggaran Hak Warga Negara, Problem Based Learning.
| Item Type: | Thesis (Skripsi(S1)) |
|---|---|
| Subjects: | S1-Skripsi |
| Divisions: | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > PPKN 2026 |
| Depositing User: | E. Nurhayati Djaroni |
| Date Deposited: | 16 Jul 2026 04:42 |
| Last Modified: | 16 Jul 2026 04:42 |
| URI: | https://repository.unpas.ac.id/id/eprint/84161 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
