PENGARUH KETERGANTUNGAN MEDIA SOSIAL TIKTOK TERHADAP TINGKAT INTERAKSI SOSIAL GENERASI Z DI LINGKUNGAN MASYARAKAT DESA TUBANAN KECAMATAN KEMBANG KABUPATEN JEPARA (Studi Eksplanatori pada Generasi Z di Lingkungan Masyarakat Desa Tubanan)

Safitri, Dias Lintang (2026) PENGARUH KETERGANTUNGAN MEDIA SOSIAL TIKTOK TERHADAP TINGKAT INTERAKSI SOSIAL GENERASI Z DI LINGKUNGAN MASYARAKAT DESA TUBANAN KECAMATAN KEMBANG KABUPATEN JEPARA (Studi Eksplanatori pada Generasi Z di Lingkungan Masyarakat Desa Tubanan). Skripsi(S1) thesis, FISIP UNPAS.

[img]
Preview
Text
2. LEMBAR PENGESAHAN.pdf

Download (95kB) | Preview
[img]
Preview
Text
12. DAFTAR ISI.pdf

Download (208kB) | Preview
[img]
Preview
Text
3. ABSTRAK 3 BAHASA.pdf

Download (86kB) | Preview
[img]
Preview
Text
9. DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (198kB) | Preview
[img]
Preview
Text
11. KATA PENGANTAR.pdf

Download (141kB) | Preview
[img]
Preview
Text
1. COVER.pdf

Download (92kB) | Preview
[img]
Preview
Text
4. BAB I.pdf

Download (363kB) | Preview
[img]
Preview
Text
5. BAB II.pdf

Download (372kB) | Preview

Abstract

Perkembangan media sosial TikTok telah membawa perubahan signifikansi dalam pola komunikasi dan interaksi sosial, khususnya pada generasi Z yang merupakan kelompok paling aktif dalam memanfaatkan platform digital. TikTok tidak hanya berfungsi sebagai media hiburan, tetapi juga menjadi sarana pertukaran informasi, pembentukan opini, serta interaksi sosial di lingkungan masyarakat. Intensitas penggunaan TikTok yang tinggi diduga memengaruhi tingkat interaksi sosial generasi Z, baik dalam hubungan interpersonal maupun partisipasi sosial di lingkungan sekitar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ketergantungan media sosial TikTok terhadap tingkat interaksi sosial generasi Z di lingkungan masyarakat Desa Tubanan, Kecamatan Kembang, Kabupaten Jepara. Teori Ketergantungan Media (Dependency Media Theory) digunakan sebagai dasar teori untuk memahami bagaimana media dapat memengaruhi cara individu berinteraksi, membentuk opini, serta mengambil keputusan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan eksplanatori. Populasi dalam penelitian adalah generasi Z di Desa Tubanan, dengan sampel sebanyak 97 responden yang ditentukan menggunakan teknik Probability Sampling dengan metode Simple Random Sampling. Data dikumpulkan melalui obeservasi dan penyebaran kuesioner secara online. Variabel independen dalam penelitian ini adalah media sosial TikTok yang terdiri dari empat dimensi utama: perhatian, penghayatan, durasi, dan frekuensi. Variabel terikat adalah tingkat interaksi sosial. Analisis data dilakukan menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji hipotesis, uji f , dan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial TikTok berpengaruh positif dengan nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 57,5%, yang berarti bahwa media sosial TikTok memiliki pengaruh signifikan terhadap tingkat interaksi sosial, sedangkan 42,5% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti. Perhatian memiliki pengaruh sebesar (22,6%), disusul dengan penghayatan (23,9%), durasi (30,4%) dan frekuensi (41,9%). Hal ini menunjukkan bahwa perhatian yang baik, penghayatan yang mendalam, durasi yang terlalu lama, serta frekuensi yang tinggi dapat meningkatkan tingkat interaksi sosial generasi Z. Oleh karena itu, penelitian ini menegaskan bahwa TikTok memiliki peran penting dalam membentuk pola interaksi sosial generasi Z. Temuan ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi masyarakat dan peneliti selanjutnya dalam memahami dampak media sosial terhadap kehidupan sosial generasi muda. Kata kunci: Media Sosial TikTok, Interaksi Sosial, Generasi Z, Teori Ketergantungan Media, Pengaruh Media.

Item Type: Thesis (Skripsi(S1))
Subjects: S1-Skripsi
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Komunikasi 2026
Depositing User: S.Si Mochamad Yogi
Date Deposited: 01 Jul 2026 09:10
Last Modified: 02 Jul 2026 02:18
URI: https://repository.unpas.ac.id/id/eprint/83709

Actions (login required)

View Item View Item