Putri, Puput Rahayu (2026) PERAN PUSKESOS DALAM PENYALURAN DAN PENGELOLAAN BANTUAN LANGSUNG TUNAI (BLT) BAGI LANJUT USIA DI DESA CISONDARI. Skripsi(S1) thesis, FISIP UNPAS.
|
Text
Daftar isi.pdf Download (163kB) | Preview |
|
|
Text
Lembar Pengesahan.pdf Download (23kB) | Preview |
|
|
Text
Abstrak 3 Bahasa.pdf Download (210kB) | Preview |
|
|
Text
BAB II.pdf Download (408kB) | Preview |
|
|
Text
Bab I.pdf Download (203kB) | Preview |
|
|
Text
Cover.pdf Download (118kB) | Preview |
|
|
Text
Daftar Pustaka.pdf Download (177kB) | Preview |
|
|
Text
Kata Pengantar.pdf Download (185kB) | Preview |
Abstract
Lanjut usia merupakan kelompok rentan yang memerlukan perhatian khusus karena keterbatasan dalam memasuki pasar kerja dan tingginya risiko kemiskinan. Pusat Kesejahteraan Sosial (Puskesos) sebagai lembaga tingkat desa memiliki peran strategis dalam memastikan penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) bagi lanjut usia berjalan tepat sasaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Puskesos dalam penyaluran dan pengelolaan BLT bagi lanjut usia di Desa Cisondari, serta mengidentifikasi faktor pendukung, faktor penghambat, dan upaya dalam mengatasi hambatan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumen terhadap pengurus Puskesos, pendamping PKH, kepala desa, dan penerima manfaat lanjut usia. Data dianalisis secara induktif untuk menghasilkan temuan yang kontekstual dan mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Puskesos menjalankan peran penting sebagai pendata, verifikator, pendamping penyaluran, penanganan keluhan, serta penghubung antara masyarakat dan pemerintah. Faktor pendukung meliputi kerja sama antar lembaga, dukungan dana operasional desa, dan pemanfaatan aplikasi SIKS-NG. Faktor penghambat mencakup ketidaksesuaian data DTSEN, keterbatasan sumber daya manusia, rangkap jabatan, keterbatasan kewenangan desa, dan kendala geografis. Untuk mengatasi hambatan tersebut, Puskesos melakukan validasi manual, verifikasi lapangan, pengusulan penurunan desil melalui SIKS-NG, pembuatan berita acara penggantian penerima, dan sistem jemput bola. Penelitian ini menyimpulkan bahwa efektivitas penyaluran BLT bagi lansia sangat bergantung pada kapasitas dan kewenangan Puskesos sebagai ujung tombak verifikasi di tingkat desa. Penguatan kelembagaan Puskesos, khususnya dari sisi sumber daya manusia dan akses data, menjadi prasyarat penting agar program perlindungan sosial bagi kelompok rentan dapat berjalan secara tepat sasaran dan berkeadilan. Kata Kunci: Puskesos; Bantuan Langsung Tunai (BLT); lanjut usia; verifikasi data; kesejahteraan sosial.
| Item Type: | Thesis (Skripsi(S1)) |
|---|---|
| Subjects: | S1-Skripsi |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Kesejahteraan Sosial 2026 |
| Depositing User: | S.Si Mochamad Yogi |
| Date Deposited: | 01 Jul 2026 02:10 |
| Last Modified: | 01 Jul 2026 02:31 |
| URI: | https://repository.unpas.ac.id/id/eprint/83642 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
