Kartikasari, Ratih (2026) UPAYA DIASPORA INDONESIA MELALUI ART ME DIELL DI SINGAPURA DALAM MEMENUHI HAK PENDIDIKAN KELOMPOK DISABILITAS DENGAN PENDEKATAN DIVERSITY, EQUITY, AND INCLUSION (DEI). Skripsi(S1) thesis, FISIP UNPAS.
|
Text
Daftar Pustaka-Skripsi.pdf Download (284kB) | Preview |
|
|
Text
Cover Skripsi.pdf Download (136kB) | Preview |
|
|
Text
Lembar Pengesahan Skripsi.pdf Download (178kB) | Preview |
|
|
Text
Daftar Isi-Skripsi.pdf Download (242kB) | Preview |
|
|
Text
Kata Pengantar-Skripsi.pdf Download (223kB) | Preview |
|
|
Text
Abstrak 3 Bahasa_Skripsi.pdf Download (230kB) | Preview |
|
|
Text
Bab 1_Skripsi.pdf Download (557kB) | Preview |
|
|
Text
Bab 2_Skripsi.pdf Download (266kB) | Preview |
Abstract
Migrasi telah muncul sebagai isu global yang krusial dalam hubungan internasional sejak tahun 1990-an dan telah bergeser dari sekadar persoalan domestik menjadi dinamika transnasional. Dinamika ini mencakup krisis pengungsi, kebijakan pengendalian perbatasan, serta keterkaitan antara migrasi dan pembangunan. Dalam konteks ini, diaspora Indonesia yang merupakan salah satu bentuk migrasi sebagai aktor non-negara, memanfaatkan identitas ganda yang mereka miliki untuk mengembangkan usaha sosial yang bertujuan mengatasi kerentanan dalam masyarakat, seperti pendidikan inklusif bagi penyandang disabilitas di tengah ketimpangan struktural. Penelitian ini mengkaji implementasi Art Me Diell yang merupakan sebuah perusahaan sosial (social enterprise) yang didirikan oleh anggota diaspora Indonesia, Safira Djati, di Singapura. Fokus penelitian terletak pada praktik transnasional serta penerapan prinsip Diversity, Equity, and Inclusion (DEI) melalui kolaborasi dengan Rainbow Centre. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan analisis naratif terhadap wawancara dengan pendiri (yang dilakukan pada 19-20 April 2026), serta didukung oleh dokumen dari situs web Art Me Diell dan literatur sekunder dari sumber seperti Google Scholar, Semantic Scholar, dan HAL. Kerangka konseptual yang digunakan meliputi social entrepreneurship, transnationalism, dan DEI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Art Me Diell mengintegrasikan tujuan ekonomi dan sosial dengan menyalurkan hasil penjualan produk ke dalam program pendidikan bagi kelompok rentan di Indonesia dan Singapura. Kolaborasinya dengan Rainbow Centre dalam kegiatan “Around the World” menunjukkan penerapan prinsip DEI melalui upaya mendorong partisipasi yang inklusif dan menciptakan lingkungan yang suportif, meskipun pengukuran dampak masih terbatas.Akan tetapi, meskipun menghadapi tantangan kapasitas operasional dan kompleksitas lintas negara, praktik reflektif mendorong keberlanjutan pengembangan. Secara keseluruhan, Art Me Diell menunjukkan bagaimana kewirausahaan sosial berbasis diaspora dapat mendorong keterlibatan transnasional dan dampak sosial yang inklusif secara berkelanjutan. Kata kunci: Diaspora, Indonesia - Singapore, Diversity, Equity, and Inclusion (DEI), Transnationalism, Social Enterprise.
| Item Type: | Thesis (Skripsi(S1)) |
|---|---|
| Subjects: | S1-Skripsi |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Hubungan Internasional 2026 |
| Depositing User: | S.Si Mochamad Yogi |
| Date Deposited: | 09 Jun 2026 07:34 |
| Last Modified: | 09 Jun 2026 07:34 |
| URI: | https://repository.unpas.ac.id/id/eprint/83510 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
