Kuswandi, Taufik Setia (2026) INTERAKSI KOMUNIKASI SUNMORI PADA KALANGAN BIKERS KOMUNITAS MOTOR BABYRR DI KOTA BANDUNG. Skripsi(S1) thesis, FISIP UNPAS.
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (175kB) | Preview |
|
|
Text
COVER.pdf Download (212kB) | Preview |
|
|
Text
LEMBAR PENGESAHAN.pdf Download (130kB) | Preview |
|
|
Text
DAFTAR ISI.pdf Download (261kB) | Preview |
|
|
Text
KATA PENGANTAR.pdf Download (183kB) | Preview |
|
|
Text
ABSTRAK 3 BAHASA.pdf Download (197kB) | Preview |
|
|
Text
LEMBAR PERSETUJUAN.pdf Download (175kB) | Preview |
|
|
Text
BAB 1.pdf Download (519kB) | Preview |
|
|
Text
BAB 2.pdf Download (315kB) | Preview |
Abstract
Penelitian ini berjudul “Interaksi Komunikasi Sunmori pada Kalangan Bikers Komunitas Motor BabyRR di Kota Bandung”. Penelitian ini bertujuan untuk memahami interaksi komunikasi serta konstruksi makna kegiatan Sunday Morning Ride (Sunmori) di kalangan anggota komunitas BabyRR, sekaligus menganalisis bagaimana aktivitas tersebut menjadi sarana pembentukan eksistensi diri dalam kehidupan sosial mereka. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan Interaksionisme Simbolik Herbert Blumer dan Teori Dramaturgi Erving Goffman. Interaksionisme simbolik digunakan untuk mengkaji proses pembentukan makna melalui meaning, language, dan thought dalam interaksi sosial. Sementara itu, teori dramaturgi membantu menjelaskan bagaimana anggota komunitas menampilkan diri (self- presentation) di “panggung depan” melalui gaya berkendara, modifikasi motor, serta konten media sosial, dan membedakannya dari interaksi “panggung belakang” dalam lingkup internal komunitas. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi, dengan informan kunci dan informan inti dari anggota Komunitas BabyRR Kota Bandung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sunmori dimaknai sebagai ruang ekspresi identitas, solidaritas, dan prestige. Aktivitas ini tidak hanya menjadi ajang rekreasi, tetapi juga panggung simbolik untuk membangun citra diri di hadapan sesama bikers dan audiens media sosial. Aspek visual motor, gaya berpakaian, serta dokumentasi foto dan video menjadi bagian dari strategi pengelolaan kesan (impression management) guna memperoleh pengakuan sosial. Meski kerap dipersepsikan negatif sebagai arogansi, anggota BabyRR memaknai Sunmori sebagai hobi positif yang mempererat persaudaraan dan menjadi sarana pelepas penat. Peneliti menyarankan agar anggota komunitas tetap menjaga etika berkendara dan bijak bermedia sosial guna membangun citra positif komunitas. Kata Kunci: Interaksionisme Simbolik, Dramaturgi, Sunmori, Komunitas Motor, Eksistensi Diri
| Item Type: | Thesis (Skripsi(S1)) |
|---|---|
| Subjects: | S1-Skripsi |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Komunikasi 2026 |
| Depositing User: | Mr Iwan Ridwan Iwan |
| Date Deposited: | 31 Mar 2026 07:22 |
| Last Modified: | 31 Mar 2026 07:22 |
| URI: | https://repository.unpas.ac.id/id/eprint/82574 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
