Anantya, Muhammad Alifio (2026) MEMBANGUN PERSONAL BRANDING DJ FRIZZYBOYZ DI MEDIA SOSIAL (Studi Deskriptif Kualitatif Pada Akun Instagram @Frizzyboyzmusic Di Kalangan Gen Z). Skripsi(S1) thesis, FISIP UNPAS.
|
Text
daftar isi.pdf Download (255kB) | Preview |
|
|
Text
abstrak.pdf Download (259kB) | Preview |
|
|
Text
lembar persetujuan.pdf Download (234kB) | Preview |
|
|
Text
kata pengantar.pdf Download (257kB) | Preview |
|
|
Text
daftar pustaka.pdf Download (252kB) | Preview |
|
|
Text
bab 2.pdf Download (418kB) | Preview |
|
|
Text
cover.pdf Download (295kB) | Preview |
|
|
Text
bab 1.pdf Download (428kB) | Preview |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya tingkat persaingan di industri musik elektronik era digital yang menuntut para Disc Jockey (DJ) untuk tidak hanya mengandalkan keahlian teknis, melainkan wajib membangun identitas profesional di media sosial guna menarik atensi Generasi Z (Gen Z). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi personal branding DJ Frizzyboyz pada akun Instagram @Frizzyboyzmusic yang dieksekusi melalui elemen Penampilan (Appearance), Perilaku (Behavior), dan Komunikasi (Communication) dari Erwin & Becky Tumewu. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan paradigma konstruktivisme. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi digital, studi dokumentasi, serta wawancara mendalam terhadap satu informan kunci (DJ Frizzyboyz) dan enam informan inti dari kalangan Gen Z. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman, sedangkan keabsahan data diuji melalui triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi personal branding berhasil diwujudkan secara komprehensif. Pertama, elemen Appearance dieksekusi melalui kurasi estetika feed dan gaya busana streetwear lokal untuk memproyeksikan citra profesional yang relevan dengan gaya hidup anak muda. Kedua, elemen Behavior dibuktikan melalui unggahan karya musik (remix/live set) dan dokumentasi aksi panggung (gig) yang melegitimasi eksistensi serta memicu efek FOMO (Fear of Missing Out). Ketiga, elemen Communication diterapkan melalui interaksi dua arah yang kasual dan inklusif sehingga menciptakan kedekatan emosional (engagement). Kesimpulannya, Gen Z mempersepsikan strategi personal branding ini secara positif, tidak hanya sebagai wadah hiburan semata, melainkan sebagai penunjang ekosistem industri kreatif lokal dan ruang representasi identitas subkultur musik elektronik. Kata Kunci: Personal Branding, Instagram, Disc Jockey, Generasi Z, Komunikasi Digital.
| Item Type: | Thesis (Skripsi(S1)) |
|---|---|
| Subjects: | S1-Skripsi |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Komunikasi 2026 |
| Depositing User: | S.Si Mochamad Yogi |
| Date Deposited: | 02 Oct 2026 04:07 |
| Last Modified: | 02 Oct 2026 04:07 |
| URI: | https://repository.unpas.ac.id/id/eprint/85036 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
