AFRILYANA, 225010014 (2026) PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INQUIRY DALAM MENINGKATKAN CRITICAL THINKING PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA (Penelitian Quasy Eksperimen Kelas X SMAN 1 Gantung Belitung Timur). Skripsi(S1) thesis, FKIP UNPAS.
|
Text
COVER.pdf Download (352kB) | Preview |
|
|
Text
PENGESAHAN.pdf Download (392kB) | Preview |
|
|
Text
PENGUJI.pdf Download (413kB) | Preview |
|
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (325kB) | Preview |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (432kB) | Preview |
|
|
Text
BAB II.pdf Download (474kB) | Preview |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (548kB) |
||
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (818kB) |
||
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Repository staff only Download (313kB) |
||
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (305kB) | Preview |
Abstract
Pendidikan abad ke-21 menekankan penguasaan keterampilan 4C, salah satunya kemampuan berpikir kritis. Namun, kemampuan berpikir kritis peserta didik di Indonesia masih tergolong rendah. Berdasarkan hasil dari observasi selama Program Kampus Mengajar Mandiri di SMAN 1 Gantung Belitung Timur menunjukkan bahwa pembelajaran Pendidikan Pancasila masih didominasi metode ceramah sehingga peserta didik kurang aktif dalam menganalisis, mengemukakan pendapat, dan memecahkan masalah. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas model pembelajaran inquiri dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi eksperimen pada peserta didik kelas X.3 sebagai kelas eksperimen dan X.8 sebagai kelas kontrol. Analisis data dalam penelitian yaitu uji normalitas, uji homogenitas, serta uji paired sample t-test dan independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran Inquiry berpengaruh positif terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik. Nilai signifikansi paired sample t-test sebesar 0,000 (<0,05) dengan peningkatan rata-rata nilai dari 57,00 menjadi 83,33. Selain itu, independent sample t-test menunjukkan nilai signifikansi 0,000 (<0,05), dengan rata-rata posttest kelas eksperimen 83,33 lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol 71,40. Dengan demikian, model pembelajaran Inquiri terbukti lebih efektif dibandingkan pembelajaran konvensional dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila. Kata Kunci: Berpikir Kritis, Model Pembelajaran Inquiri, Pendidikan Pancasila.
| Item Type: | Thesis (Skripsi(S1)) |
|---|---|
| Subjects: | S1-Skripsi |
| Divisions: | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > PPKN 2026 |
| Depositing User: | E. Nurhayati Djaroni |
| Date Deposited: | 14 Oct 2026 06:32 |
| Last Modified: | 14 Oct 2026 06:32 |
| URI: | https://repository.unpas.ac.id/id/eprint/85410 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
