BELLA, FEBRIANTI ENJEL (2026) EFEKTIVITAS ASEAN DALAM MELINDUNGI HAK PEKERJA MIGRAN DI ASEAN STUDI KASUS; KAMBOJA. Skripsi(S1) thesis, FISIP UNPAS.
|
Text
Febrianti enjel bella_212030077_abstrak 3 bahasa.pdf Download (112kB) | Preview |
|
|
Text
lembar pengesahan .pdf Download (61kB) | Preview |
|
|
Text
Febrianti enjel bella_212030077_daftar pustaka.pdf Download (132kB) | Preview |
|
|
Text
Febrianti enjel bella_212030077_daftar isi.pdf Download (135kB) | Preview |
|
|
Text
Febrianti enjel bella_212030077_kata pengantar.pdf Download (108kB) | Preview |
|
|
Text
febrianti enjel bella_bab 2.pdf Download (121kB) | Preview |
|
|
Text
Febrianti enjel bella_212030077_Cover.pdf Download (32kB) | Preview |
|
|
Text
febrianti enjel bella_bab 1..pdf Download (216kB) | Preview |
Abstract
Pekerja Migran Indonesia di kawasan ASEAN masih menghadapi berbagai macam kerentanan yang disebabkan oleh perekrutan secara nonprosedural, perdagangan orang, kerja paksa, dan eksploitasi. Salah satu permasalahan yang dihadapi oleh pekerja migran Indonesia adalah kasus Online Scam di Kamboja yang melibatkan WNI. Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya peran ASEAN dalam memberikan perlindungan dan promosi hak pekerja migran melalui ASEAN Consensus on the Protection and Promotion of the Rights of Migrant Workers tahun 2017. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas ASEAN dalam memberikan perlindungan pekerja migran Indonesia di Kamboja serta melihat upaya ASEAN dalam menangani hambatan implementasi rezim tersebut. Penelitian ini menggunakan konsep Institutional Effectiveness dari Oran R. Young yang melihat tiga dimensi, yaitu output, outcome, dan impact, dimensi ini pun diharapkan dapat menunjukkan apa saja yang menjadi upaya yang diambil oleh ASEAN dalam menangani persoalan pekerja migran Indonesia di Kamboja dengan rezim yang diadopsi, serta apa yang menjadi hambatan dari implementasi yang dilakukan oleh negara anggota, yang akan memperlihatkan sejauh mana ASEAN Consensus menunjukkan efektivitas. Data penelitian diperoleh melalui studi kepustakaan dari dokumen ASEAN, Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia dan sumber lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada dimensi output, ASEAN telah menghasilkan ASEAN Consensus 2017, ACMW, dan Action Plan sebagai instrumen. Pada dimensi outcome, instrumen tersebut mendorong peningkatan koordinasi dan respons negara anggota dalam menangani WNI yang bermasalah di Kamboja, namun pada dimensi impact, efektivitas ASEAN masih belum memperlihatkan hasil yang optimal dikarenakan sifat ASEAN Consensus yang non-legally binding. ASEAN sendiri telah melakukan berbagai upaya melalui edukasi migrasi yang aman, penguatan koordinasi, serta mekanisme recourse, return and reintegration. Dengan demikian, ASEAN telah berhasil membentuk instrument dan kerangka perlindungan serta kerja sama regional. Kata Kunci: ASEAN, Pekerja Migran Indonesia, ASEAN Consensus 2017, Institutional Effectiveness, Kamboja, Online Scam.
| Item Type: | Thesis (Skripsi(S1)) |
|---|---|
| Subjects: | S1-Skripsi |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Hubungan Internasional 2026 |
| Depositing User: | S.Si Mochamad Yogi |
| Date Deposited: | 05 Oct 2026 07:43 |
| Last Modified: | 05 Oct 2026 07:43 |
| URI: | https://repository.unpas.ac.id/id/eprint/85103 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
