PUJIYANTI, SRI INTAN (2026) IMPLEMENTASI ASEAN CONSENSUS ON THE PROTECTION AND PROMOTION OF THE RIGHTS OF MIGRANT WORKERS TERHADAP PERLINDUNGAN PEKERJA MIGRAN FILIPINA DI SINGAPURA. Skripsi(S1) thesis, FISIP UNPAS.
|
Text
Kata Pengantar.pdf Download (212kB) | Preview |
|
|
Text
Halaman Pengesahan.pdf Download (236kB) | Preview |
|
|
Text
Abstract.pdf Download (191kB) | Preview |
|
|
Text
Daftar Isi.pdf Download (241kB) | Preview |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (137kB) | Preview |
|
|
Text
Abstrak.pdf Download (193kB) | Preview |
|
|
Text
Cover.pdf Download (259kB) | Preview |
|
|
Text
BAB II.pdf Download (191kB) | Preview |
|
|
Text
Bab I.pdf Download (209kB) | Preview |
Abstract
Penelitian ini membahas implementasi ASEAN Consensus on the Protection and Promotion of the Rights of Migrant Workers terhadap perlindungan pekerja migran Filipina di Singapura periode 2020–2023. Migrasi tenaga kerja di kawasan ASEAN terus meningkat seiring integrasi ekonomi regional dan tingginya kebutuhan tenaga kerja lintas negara, menjadikan Singapura sebagai salah satu negara tujuan utama pekerja migran Filipina, khususnya pada sektor domestik. Namun, pekerja migran Filipina masih menghadapi berbagai persoalan seperti eksploitasi kerja, diskriminasi, keterbatasan hak pekerja, dan lemahnya perlindungan hukum akibat sistem ketenagakerjaan yang bergantung pada majikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif-analitis melalui studi kepustakaan yang memanfaatkan dokumen resmi ASEAN, kebijakan pemerintah Filipina dan Singapura, laporan organisasi internasional, jurnal ilmiah, serta penelitian terdahulu. Analisis penelitian menggunakan teori tata kelola global (global governance) dan teori keamanan manusia (human security) untuk memahami implementasi perlindungan pekerja migran Filipina di Singapura. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi ASEAN Consensus telah mendorong penguatan perlindungan pekerja migran Filipina melalui pembentukan Department of Migrant Workers (DMW), pelatihan pra-keberangkatan, layanan perlindungan di negara tujuan, serta kerja sama dengan organisasi internasional dan NGO. Namun, implementasi perlindungan pekerja migran di Singapura masih menghadapi berbagai hambatan, seperti belum selarasnya regulasi domestik Singapura dengan prinsip perlindungan pekerja migran ASEAN, keterbatasan hak pekerja domestik migran, serta lemahnya mekanisme pengawasan regional ASEAN karena sifat ASEAN Consensus yang non-binding. Penelitian ini menyimpulkan bahwa ASEAN Consensus merupakan langkah penting dalam tata kelola regional perlindungan pekerja migran, tetapi efektivitas implementasinya masih bergantung pada komitmen dan kebijakan masing-masing negara anggota ASEAN. Kata kunci: pekerja migran, ASEAN Consensus, Filipina, Singapura, human security, tata kelola global. Kata kunci: Pekerja Migran, ASEAN Consensus, Filipina, Singapura, Human Security, Tata Kelola Global.
| Item Type: | Thesis (Skripsi(S1)) |
|---|---|
| Subjects: | S1-Skripsi |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Hubungan Internasional 2026 |
| Depositing User: | S.Si Mochamad Yogi |
| Date Deposited: | 14 Aug 2026 04:19 |
| Last Modified: | 14 Aug 2026 04:19 |
| URI: | https://repository.unpas.ac.id/id/eprint/84530 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
