STRATEGI INDONESIA DALAM GLOBAL VALUE CHAIN (GVC) INDUSTRI KENDARAAN LISTRIK MELALUI KEBIJAKAN HILIRISASI NIKEL

Putra, Mochammad Lerry Athallah (2026) STRATEGI INDONESIA DALAM GLOBAL VALUE CHAIN (GVC) INDUSTRI KENDARAAN LISTRIK MELALUI KEBIJAKAN HILIRISASI NIKEL. Skripsi(S1) thesis, FISIP UNPAS.

[img]
Preview
Text
lembar pengesahan (1).pdf

Download (691kB) | Preview
[img]
Preview
Text
1.COVER.pdf

Download (150kB) | Preview
[img]
Preview
Text
3.ABSTRAK 3 BAHASA.pdf

Download (212kB) | Preview
[img]
Preview
Text
10.KATA PENGANTAR.pdf

Download (224kB) | Preview
[img]
Preview
Text
11.DAFTAR ISI.pdf

Download (189kB) | Preview
[img]
Preview
Text
lembar pengesahan (1).pdf

Download (691kB) | Preview
[img]
Preview
Text
5.BAB II.pdf

Download (250kB) | Preview
[img]
Preview
Text
9.REFERENSI.pdf

Download (200kB) | Preview
[img]
Preview
Text
4.BAB I.pdf

Download (303kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini membahas strategi Indonesia dalam Global Value Chain (GVC) industri kendaraan listrik melalui kebijakan hilirisasi nikel. Kajian ini berangkat dari meningkatnya kebutuhan nikel akibat pertumbuhan kendaraan listrik global dan posisi Indonesia sebagai salah satu produsen nikel terbesar di dunia. Meskipun memiliki cadangan dan produksi yang besar, posisi Indonesia dalam rantai nilai kendaraan listrik belum otomatis kuat karena penguasaan teknologi, investasi, standar produksi, dan pasar akhir masih banyak dikendalikan oleh aktor eksternal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif- analitis. Data diperoleh melalui studi pustaka dari jurnal ilmiah, laporan lembaga internasional, dokumen kebijakan, dan sumber berita kredibel. Kerangka analisis yang digunakan meliputi Global Value Chain, input dependence dan bargaining power, serta nasionalisme ekonomi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hilirisasi nikel telah memperkuat posisi Indonesia dalam GVC industri kendaraan listrik, tetapi peningkatannya masih bertahap. Larangan ekspor bijih nikel dan pembangunan fasilitas pengolahan mendorong Indonesia bergeser dari pemasok bahan mentah menuju basis pengolahan strategis. Kebijakan ini meningkatkan nilai tambah dan memperkuat posisi tawar Indonesia. Namun, Indonesia belum sepenuhnya menguasai fungsi bernilai tinggi dalam rantai nilai global. Efektivitas strategi ini dipengaruhi oleh peluang berupa cadangan nikel, investasi, dan permintaan EV, serta hambatan berupa ketergantungan teknologi, isu lingkungan, standar pasar global, dan dinamika perdagangan internasional. Kata kunci: Hilirisasi Nikel, Global Value Chain, Indonesia, Kendaraan Listrik, Nasionalisme Ekonomi

Item Type: Thesis (Skripsi(S1))
Subjects: S1-Skripsi
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Hubungan Internasional 2026
Depositing User: S.Si Mochamad Yogi
Date Deposited: 07 Aug 2026 09:17
Last Modified: 07 Aug 2026 09:17
URI: https://repository.unpas.ac.id/id/eprint/84469

Actions (login required)

View Item View Item