Ardiansah, Dimas (2026) MEDIA SOSIAL SEBAGAI RUANG KOMUNIKASI VIRTUAL ANTARA IDOL DAN PENGGEMAR PADA APLIKASI WEVERSE (Studi Deskriptif mengenai Interaksi Parasosial antara ENHYPEN dan Komunitas ENGENE di Weverse). Skripsi(S1) thesis, FISIP UNPAS.
|
Text
3. ABSTRAK 3 BAHASA.pdf Download (175kB) | Preview |
|
|
Text
12. DAFTAR ISI.pdf Download (507kB) | Preview |
|
|
Text
2. LEMBAR PERSETUJUAN.pdf Download (175kB) | Preview |
|
|
Text
9. DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (398kB) | Preview |
|
|
Text
11. KATA PENGANTAR.pdf Download (290kB) | Preview |
|
|
Text
5. BAB II.pdf Download (387kB) | Preview |
|
|
Text
1. COVER.pdf Download (187kB) | Preview |
|
|
Text
4. BAB 1.pdf Download (552kB) | Preview |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran media sosial sebagai ruang komunikasi virtual antara idol dan penggemar pada aplikasi Weverse, dengan fokus pada interaksi parasosial antara grup ENHYPEN dan komunitas penggemar ENGENE. Interaksi parasosial tidak muncul secara spontan, melainkan dipengaruhi oleh berbagai faktor yang mendorong terbentuknya hubungan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan mengacu pada teori interaksi parasosial dari Gayle S. Stever yang menjelaskan tiga bentuk ketertarikan, yaitu task attraction (ketertarikan terhadap kemampuan), identification attraction (ketertarikan karena adanya kesamaan), dan romantic attraction (ketertarikan romantis). Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap pengguna Weverse yang merupakan penggemar ENHYPEN, serta didukung oleh observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Weverse berperan penting dalam membentuk interaksi parasosial antara ENHYPEN dan ENGENE. Melalui platform ini, penggemar dapat berkomunikasi secara langsung dengan idol sehingga tercipta kedekatan emosional. Pada aspek task attraction, penggemar mengagumi kemampuan, profesionalisme, dan dedikasi anggota ENHYPEN yang tercermin melalui kualitas penampilan, proses latihan, persiapan comeback, serta aktivitas di balik layar yang dibagikan di Weverse. Pada aspek identification attraction, penggemar merasa memiliki kesamaan dengan anggota ENHYPEN dalam hal kepribadian, kebiasaan, pengalaman hidup, maupun kondisi emosional yang disampaikan melalui unggahan dan pesan. Sementara itu, romantic attraction muncul dalam bentuk afeksi, kekaguman personal, dan imajinasi romantis yang didukung oleh gaya komunikasi anggota ENHYPEN yang hangat dan akrab di Weverse. Dengan demikian, Weverse tidak hanya berfungsi sebagai media sosial untuk berbagi informasi, tetapi juga sebagai platform yang memfasilitasi komunikasi antara idol dan penggemar serta memperkuat hubungan emosional di antara keduanya. Kata Kunci: Interaksi Parasosial, Media Sosial, Weverse, ENHYPEN, ENGENE
| Item Type: | Thesis (Skripsi(S1)) |
|---|---|
| Subjects: | S1-Skripsi |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Komunikasi 2026 |
| Depositing User: | S.Si Mochamad Yogi |
| Date Deposited: | 07 Aug 2026 08:48 |
| Last Modified: | 07 Aug 2026 08:48 |
| URI: | https://repository.unpas.ac.id/id/eprint/84467 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
