Maharani Renasya Alya, 225040007 (2026) KELIMPAHAN CACING TANAH (Pheretima) SEBAGAI BIOINDIKATOR KONDISI TANAH DI HUTAN SEKUNDER PUNCAK UPAS HILL SUKAWANA. Skripsi(S1) thesis, FKIP UNPAS.
|
Text
COVER.pdf Download (27kB) | Preview |
|
|
Text
LEMBAR PENGESAHAN.pdf Download (312kB) | Preview |
|
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (14kB) | Preview |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (101kB) | Preview |
|
|
Text
BAB II.pdf Download (334kB) | Preview |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (167kB) |
||
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (221kB) |
||
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Repository staff only Download (10kB) |
||
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (84kB) | Preview |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peran cacing tanah genus Pheretima sebagai organisme tanah yang berfungsi dalam proses dekomposisi bahan organik dan dapat digunakan sebagai bioindikator kondisi tanah. Kelimpahan cacing tanah dipengaruhi oleh berbagai faktor lingkungan, seperti pH tanah, kelembapan tanah, dan suhu tanah. Namun, informasi mengenai hubungan antara kelimpahan cacing tanah dan faktor-faktor lingkungan tersebut di Hutan Sekunder Puncak Upas Hill Sukawana masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelimpahan cacing tanah genus Pheretima serta hubungannya dengan pH, kelembapan, dan suhu tanah di Hutan Sekunder Puncak Upas Hill Sukawana. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan desain survei ekologi pada tiga stasiun pengamatan. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan metode hand sorting pada petak kuadrat berukuran 25 × 25 cm, sedangkan parameter lingkungan yang diukur meliputi pH, kelembapan, dan suhu tanah. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji korelasi Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan 230 individu cacing tanah genus Pheretima dengan nilai density tertinggi pada Stasiun 3 dan terendah pada Stasiun 2. Kelembapan tanah memiliki hubungan positif dan signifikan dengan kelimpahan cacing tanah, sedangkan pH tanah dan suhu tanah tidak menunjukkan hubungan yang signifikan. Dengan demikian, kelembapan tanah merupakan faktor lingkungan yang paling berpengaruh terhadap kelimpahan cacing tanah genus Pheretima di Hutan Sekunder Puncak Upas Hill Sukawana. Kata kunci: bioindikator, cacing tanah, kelimpahan, kelembapan tanah, Pheretima.
| Item Type: | Thesis (Skripsi(S1)) |
|---|---|
| Subjects: | S1-Skripsi |
| Divisions: | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Biologi 2026 |
| Depositing User: | E. Nurhayati Djaroni |
| Date Deposited: | 06 Aug 2026 04:44 |
| Last Modified: | 06 Aug 2026 04:44 |
| URI: | https://repository.unpas.ac.id/id/eprint/84398 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
