Lestari, Deasy (2026) KOMUNITAS FANDOM K-POP SEBAGAI MEDIA KOMUNIKASI (Studi Deskriptif Kualitatif Pada Treasure Maker Bandung). Skripsi(S1) thesis, FISIP UNPAS.
|
Text
LEMBAR PENGESAHAN.pdf Download (242kB) | Preview |
|
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (319kB) | Preview |
|
|
Text
KATA PENGANTAR.pdf Download (260kB) | Preview |
|
|
Text
DAFTAR ISI.pdf Download (367kB) | Preview |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (242kB) | Preview |
|
|
Text
COVER.pdf Download (223kB) | Preview |
|
|
Text
BAB II.pdf Download (406kB) | Preview |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (331kB) | Preview |
Abstract
Komunitas fandom K-Pop saat ini tidak hanya berfungsi sebagai wadah bagi penggemar untuk menyalurkan minat terhadap idolanya, tetapi juga berkembang menjadi media komunikasi yang memungkinkan terjadinya interaksi sosial, pertukaran informasi, serta pembentukan hubungan antaranggota. Salah satu komunitas fandom yang aktif di Kota Bandung adalah Treasure Maker Bandung, yaitu komunitas penggemar grup K-Pop Treasure. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan dinamika komunikasi yang terjadi dalam Komunitas Treasure Maker Bandung melalui aspek interaksi anggota, pertukaran informasi, peran dan struktur kelompok, serta kohesi kelompok. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini dipilih menggunakan teknik purposive sampling yang terdiri atas admin komunitas, anggota komunitas, serta seorang akademisi yang memahami komunikasi kelompok. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan menggunakan teori komunikasi kelompok yang dikemukakan oleh Stephen W. Littlejohn sebagai landasan analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dinamika komunikasi dalam Komunitas Treasure Maker Bandung berlangsung secara aktif melalui media digital, khususnya WhatsApp dan Instagram. Interaksi anggota cenderung meningkat pada saat terdapat kegiatan fandom seperti comeback, konser, maupun event komunitas. Pertukaran informasi berjalan secara dua arah dengan tingkat respons yang cukup tinggi dari anggota. Dalam aspek peran dan struktur kelompok, admin memiliki peran penting sebagai pengelola komunikasi, penyebar informasi, dan koordinator kegiatan komunitas, sedangkan anggota aktif berkontribusi dalam menjaga keberlangsungan komunitas. Sementara itu, kohesi kelompok terlihat dari tingginya rasa solidaritas, kebersamaan, dan loyalitas anggota yang dibangun melalui berbagai kegiatan komunitas, baik secara daring maupun luring. Temuan penelitian menunjukkan bahwa Treasure Maker Bandung tidak hanya berfungsi sebagai komunitas penggemar, tetapi juga sebagai media komunikasi yang mampu membangun hubungan sosial, memperkuat identitas kelompok, dan memenuhi kebutuhan informasi para anggotanya. Kata Kunci: Komunikasi Kelompok, Dinamika Komunikasi, Fandom K-Pop, Treasure Maker Bandung, Teori Komunikasi Kelompok Littlejohn.
| Item Type: | Thesis (Skripsi(S1)) |
|---|---|
| Subjects: | S1-Skripsi |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Komunikasi 2026 |
| Depositing User: | S.Si Mochamad Yogi |
| Date Deposited: | 05 Aug 2026 06:12 |
| Last Modified: | 05 Aug 2026 06:12 |
| URI: | https://repository.unpas.ac.id/id/eprint/84383 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
