Evaluasi Overlay Welding pada Pipa Baja Karbon ASTM A106 Grade B Diameter Pipa 2 Inch 2.5 Inch dan 3 inch dengan Pengelasan SMAW 2 dan 4 Layer Serta Arah Pengelasan Longitudinal dan Circumferential Melalui Pengujian Hardness Vickers Evalution of Overlay Welding on ASTM A106 Grade B Carbon Steel Pipes with Diameters of 2 Inch 2.5 Inch and 3 Inch Using SMAW with 2 and 4 Layers and Welding Directions of Longitudinal and Circumferential through Vickers Hardness Testing

Januar, Muhammad (2026) Evaluasi Overlay Welding pada Pipa Baja Karbon ASTM A106 Grade B Diameter Pipa 2 Inch 2.5 Inch dan 3 inch dengan Pengelasan SMAW 2 dan 4 Layer Serta Arah Pengelasan Longitudinal dan Circumferential Melalui Pengujian Hardness Vickers Evalution of Overlay Welding on ASTM A106 Grade B Carbon Steel Pipes with Diameters of 2 Inch 2.5 Inch and 3 Inch Using SMAW with 2 and 4 Layers and Welding Directions of Longitudinal and Circumferential through Vickers Hardness Testing. Skripsi(S1) thesis, Universitas Pasundan.

[img]
Preview
Text
anggreimj_183030025_teknikmesin.pdf

Download (3MB) | Preview

Abstract

Pengelasan merupakan proses penting dalam industri manufaktur, terutama dalam penguatan struktur pipa baja karbon. Salah satu metode yang digunakan untuk meningkatkan ketahanan permukaan pipa adalah overlay welding, yaitu proses penambahan lapisan logam untuk memperkuat atau memperbaiki permukaan material. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh arah pengelasan longitudinal dan circumferential serta jumlah layer 2 dan 4-layer terhadap nilai kekerasan pada pipa baja karbon ASTM 106 grade B schedule 40 dengan diameter 2 inch, 2.5 inch, dan 3 inch. Pengujian dilakukan dengan metode uji kekerasan vickers pada area weld metal, heat- affectedzone, dan base material. Hasil penelitian menunjukan bahwa arah pengelasan longitudinal menghasilkan nilai kekerasan yang lebih tinggi dan kekerasan yang lebih homogen dibandingkan circumferential, dengan koefesiensi variasi umumnya < 4%. Nilai kekerasan tertinggi diperoleh pada pipa 2 inch longitudinal 2 layer di area HAZ sebesar 236 HV, sedangkan nilai terendah terdapat pada area base material pada pipa 2 inch circumferential 2 layer sebesar 122.33 HV. Pipa 4-layer pada arah circumferential menunjukan peningkatan signifikan pada area weld metal dan HAZ, terutama pada pipa diameter 2.5 inch dan 3 inc. penambahan layer lebih dari dua cenderung menurunkan kekerasan pada pengelasan longitudinal, namun meningkatkan kekerasan pada circumferential. Kesimpulannya, pengelasan longitudinal 2-layer lebih efektif untuk pipa diameter kecil, sementara pengelasan circumferential 4-layer memberikan penguatan kekerasan yang lebih signifikan pada pipa berdiameter lebih besar. Kata kunci: overlay welding, kekerasan, circumferential, longitudinal, pipa baja karbon, jumlah layer, HAZ, weld metal

Item Type: Thesis (Skripsi(S1))
Subjects: S1-Skripsi
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Mesin 2025
Depositing User: Irwan Kustiawan Kosasih
Date Deposited: 05 Aug 2026 04:25
Last Modified: 05 Aug 2026 04:25
URI: https://repository.unpas.ac.id/id/eprint/84380

Actions (login required)

View Item View Item