IMPLEMENTASI REVITALISASI PASAR TRADISIONAL BERBASIS GOOD CORPORATE GOVERNANCE (STUDI KASUS DI PASAR SEHAT BANJARAN)

Robbani, Muchamad Daffa (2026) IMPLEMENTASI REVITALISASI PASAR TRADISIONAL BERBASIS GOOD CORPORATE GOVERNANCE (STUDI KASUS DI PASAR SEHAT BANJARAN). Skripsi(S1) thesis, FISIP UNPAS.

[img]
Preview
Text
1. Cover.pdf

Download (279kB) | Preview
[img]
Preview
Text
3. Abstrak 3 Bahasa.pdf

Download (289kB) | Preview
[img]
Preview
Text
4. BAB 1.pdf

Download (534kB) | Preview
[img]
Preview
Text
2. Lembar Pengesahan.pdf

Download (295kB) | Preview
[img]
Preview
Text
5. BAB 2.pdf

Download (496kB) | Preview
[img]
Preview
Text
9. Daftar Pustaka.pdf

Download (337kB) | Preview
[img]
Preview
Text
12. Daftar Isi.pdf

Download (516kB) | Preview
[img]
Preview
Text
11. Kata Pengantar.pdf

Download (295kB) | Preview

Abstract

Pasar tradisional di Indonesia menghadapi tekanan yang semakin besar akibat meningkatnya persaingan dengan pasar modern, kondisi fisik yang tidak memadai, serta lemahnya sistem pengelolaan. Sebagai respons atas kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten Bandung menginisiasi program revitalisasi Pasar Banjaran menjadi Pasar Sehat Banjaran melalui skema Bangun Guna Serah (Build Operate Transfer/BOT) yang melibatkan PT. Bangun Niaga Perkasa selaku pengelola dan pengembang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi revitalisasi Pasar Sehat Banjaran berbasis prinsip Good Corporate Governance (GCG), mengkaji efektivitas pengelolaan pasar pasca revitalisasi, serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi dalam pelaksanaannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam semi- terstruktur, observasi lapangan, dan dokumentasi terhadap delapan informan yang terdiri atas kepala cabang PT. Bangun Niaga Perkasa, wakil ketua paguyuban pedagang, pedagang lama, pedagang baru, dan pengunjung pasar. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan serta verifikasi, dengan pengecekan keabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan kelima prinsip GCG, yaitu transparansi, akuntabilitas, responsibilitas, independensi, dan fairness, telah diupayakan oleh PT. Bangun Niaga Perkasa, namun implementasinya belum sepenuhnya optimal. Transparansi informasi belum merata di seluruh lapisan pedagang, mekanisme evaluasi dan pelaporan akuntabilitas masih perlu ditingkatkan, penyediaan fasilitas sudah lebih baik namun belum sepenuhnya memenuhi kebutuhan, pengambilan keputusan berjalan profesional meskipun tetap memerlukan koordinasi, serta penempatan kios masih menimbulkan persepsi ketidakadilan di kalangan pedagang. Dari sisi efektivitas pengelolaan, revitalisasi berhasil memperbaiki kondisi fisik pasar, namun tingkat keterisian kios pasca revitalisasi baru mencapai 64,7% dan aktivitas pengunjung belum merata. Sebagian besar pedagang mengalami penurunan omzet dibandingkan sebelum revitalisasi. Kendala utama meliputi proses adaptasi pedagang, persaingan dengan pasar modern dan pedagang kaki lima, serta minimnya strategi pemasaran pasar. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan revitalisasi pasar tradisional tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik, tetapi juga oleh kualitas penerapan prinsip-prinsip Good Corporate Governance dalam sistem pengelolaan pasar secara berkelanjutan. Kata Kunci: revitalisasi pasar tradisional; Good Corporate Governance; pengelolaan pasar; efektivitas pengelolaan; Pasar Sehat Banjaran.

Item Type: Thesis (Skripsi(S1))
Subjects: S1-Skripsi
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Kesejahteraan Sosial 2026
Depositing User: S.Si Mochamad Yogi
Date Deposited: 05 Aug 2026 01:47
Last Modified: 05 Aug 2026 01:47
URI: https://repository.unpas.ac.id/id/eprint/84362

Actions (login required)

View Item View Item