RANCANGAN PERBAIKAN POSTUR KERJA BERDASARKAN METODE NORDIC BODY MAP (NBM) DAN OVAKO WORKING POSTURE ANALYSIS SYSTEM (OWAS) PADA PEKERJA DIBAGIAN DEPARTEMEN HARNESSING PT. DIRGANTARA INDONESIA (PERSERO)

ALYA, YUSNITA (2026) RANCANGAN PERBAIKAN POSTUR KERJA BERDASARKAN METODE NORDIC BODY MAP (NBM) DAN OVAKO WORKING POSTURE ANALYSIS SYSTEM (OWAS) PADA PEKERJA DIBAGIAN DEPARTEMEN HARNESSING PT. DIRGANTARA INDONESIA (PERSERO). Skripsi(S1) thesis, Universitas Pasundan.

[img]
Preview
Text
YUSNITA ALYA_223010103_TEKNIK INDUSTRI.pdf

Download (6MB) | Preview

Abstract

Aktivitas kerja pada bagian Harnessing di PT Dirgantara Indonesia (Persero) dilakukan dalam posisi duduk dengan durasi lama dan membutuhkan ketelitian tinggi. Kondisi kursi kerja yang kurang mendukung serta kebiasaan duduk yang tidak ergonomis, seperti membungkuk, bersila, dan berpangku, menyebabkan munculnya keluhan musculoskeletal pada pekerja, terutama pada bagian leher, punggung, pinggang, dan kaki. Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan risiko musculoskeletal disorder (MSDs) serta menurunkan kenyamanan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagian tubuh yang paling sering mengalami keluhan, mengevaluasi tingkat risiko ergonomi dari postur kerja duduk, mengkaji hubungan antara postur kerja dan keluhan yang dirasakan pekerja, serta menyusun usulan perbaikan ergonomi yang sesuai dengan kondisi lapangan. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung, penyebaran kuesioner Nordic Body Map (NBM) kepada 15 pekerja, dan analisis postur menggunakan metode Ovako Working Posture Analysis System (OWAS). Hasil NBM menunjukkan keluhan dominan berada pada bagian pinggang, punggung, dan leher, sedangkan hasil OWAS menunjukkan mayoritas pekerja berada pada kode postur 2-1-7-1 dengan nilai risiko 2 atau kategori sedang, sehingga diperlukan tindakan perbaikan ergonomi. Berdasarkan hasil tersebut, diusulkan rancangan Bantalan Duduk Ergonomis dengan lumbar support dan pengaturan kemiringan sandaran. Hasil pengukuran ulang setelah perbaikan menunjukkan perubahan postur menjadi lebih baik dengan hasil OWAS kode 1- 1-7-1 dan nilai risiko 1 yang termasuk kategori aman. Selain itu, dilakukan juga usulan perbaikan postur dan aktivitas kerja seperti membiasakan posisi duduk ergonomis dan melakukan micro break. Usulan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan kerja, memperbaiki postur duduk pekerja, serta mengurangi potensi gangguan muskuloskeletal pada bagian Harnessing. Kata kunci: Musculoskeletal Disorder (MSDs), Nordic Body Map (NBM), OWAS, ergonomi, postur kerja duduk.

Item Type: Thesis (Skripsi(S1))
Subjects: S1-Skripsi
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Industri 2026
Depositing User: Irwan Kustiawan Kosasih
Date Deposited: 04 Aug 2026 04:18
Last Modified: 04 Aug 2026 04:18
URI: https://repository.unpas.ac.id/id/eprint/84348

Actions (login required)

View Item View Item