STRATEGI PERSONAL SELLING DALAM MENINGKATKAN MINAT BELI PELANGGAN DI PASAR TRADISIONAL ANCOL KOTA BANDUNG

Ayu, Gita (2026) STRATEGI PERSONAL SELLING DALAM MENINGKATKAN MINAT BELI PELANGGAN DI PASAR TRADISIONAL ANCOL KOTA BANDUNG. Skripsi(S1) thesis, FISIP UNPAS.

[img]
Preview
Text
Lembar Pengesahan.pdf

Download (204kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (268kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf

Download (229kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Kata Pengantar.pdf

Download (240kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (218kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (211kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (330kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB II.pdf

Download (363kB) | Preview

Abstract

Modernisasi kota yang masif dan menjamurnya ritel modern berbasis digital saat ini kian menyudutkan posisi pasar tradisional. Di Pasar Tradisional Ancol Kota Bandung, para pedagang mikro harus menghadapi tantangan berat berupa barang dagangan pangan pokok yang serupa serta ruang usaha yang serba terbatas. Kondisi ini memaksa mereka untuk memutar otak dan mengandalkan kemampuan komunikasi tatap muka langsung (personal selling) sebagai senjata utama untuk bertahan hidup. Oleh karena itu, penelitian ini hadir untuk mengupas tuntas bagaimana para pedagang memanfaatkan komunikasi interpersonal tersebut demi memikat minat beli masyarakat di tengah segala keterbatasan sektor informal. Untuk membedah fenomena ini dari dekat, peneliti menggunakan metode kualitatif interaktif agar bisa menangkap realitas di lapangan secara utuh. Pemilihan informan dilakukan secara sengaja (purposive sampling) yang terdiri dari pedagang yang aktif berjualan dan para pelanggan di Pasar Ancol. Seluruh data primer digali langsung melalui wawancara mendalam yang santai namun terarah, pengamatan langsung di area lapak, serta catatan lapangan. Agar hasilnya objektif, keabsahan data diperiksa lewat triangulasi sumber dan teknik, sedangkan analisis datanya mengalir lewat proses interaktif mulai dari memilah data, menyajikannya, hingga menarik kesimpulan. Dari hasil Penelitian di lapangan, terungkap bahwa para pedagang di Pasar Ancol secara dinamis mempraktikkan tujuh tahapan personal selling. Langkah awal dimulai dari membaca gerak-gerik calon pembeli (prospecting & qualifying dan pre-approach). Begitu pembeli mendekat, mereka langsung mencairkan suasana (approach) lewat sapaan ramah khas kesantunan Sunda. Kualitas dagangan kemudian ditunjukkan secara terbuka (presentation & demonstration), lalu keraguan pembeli soal harga dijembatani lewat proses tawar-menawar yang luwes (handling objections) sebelum akhirnya sepakat bertransaksi (closing). Menariknya, keterbatasan fisik pasar disiasati pada tahap follow-up dengan membangun langganan lewat pesanan awal (pre-order) daring via WhatsApp. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan tujuh tahapan personal selling yang memadukan etika tutur kata lokal dengan sentuhan digitalisasi sederhana terbukti ampuh membangkitkan minat beli pelanggan, baik untuk bertransaksi langsung, menjadikannya pilihan utama, merekomendasikannya ke orang lain, hingga mengeksplorasi produk lain. Masalah harga yang tidak stabil dan fasilitas pasar yang seadanya bisa diredam jika hubungan emosional antar-manusia sudah terbangun dengan baik. Peneliti menyarankan agar pedagang terus mempertahankan cara komunikasi yang hangat ini, dan pihak pengelola pasar diharapkan segera membenahi fasilitas fisik demi kenyamanan bersama. Kata Kunci: Personal selling, Tujuh Tahapan Penjualan, Pasar Tradisional Ancol, Minat Beli, Kualitatif Interaktif.

Item Type: Thesis (Skripsi(S1))
Subjects: S1-Skripsi
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Administrasi Bisnis 2026
Depositing User: S.Si Mochamad Yogi
Date Deposited: 27 Jul 2026 03:49
Last Modified: 27 Jul 2026 03:49
URI: https://repository.unpas.ac.id/id/eprint/84242

Actions (login required)

View Item View Item