PERAN PEKERJA SOSIAL DALAM REHABILITASI SOSIAL PENYANDANG DISABILITAS NETRA DI SENTRA WYATA GUNA

Saleh, Muhammad Thulansyah (2026) PERAN PEKERJA SOSIAL DALAM REHABILITASI SOSIAL PENYANDANG DISABILITAS NETRA DI SENTRA WYATA GUNA. Skripsi(S1) thesis, FISIP UNPAS.

[img]
Preview
Text
daftar isi.pdf

Download (187kB) | Preview
[img]
Preview
Text
lembar pengesahan-thulansyah.docx.pdf

Download (76kB) | Preview
[img]
Preview
Text
kata pengantar.pdf

Download (131kB) | Preview
[img]
Preview
Text
abstrak 3 bahasa.pdf

Download (147kB) | Preview
[img]
Preview
Text
daftar pustaka.pdf

Download (152kB) | Preview
[img]
Preview
Text
bab 1.pdf

Download (185kB) | Preview
[img]
Preview
Text
cover skripsi.pdf

Download (91kB) | Preview
[img]
Preview
Text
bab 2.pdf

Download (337kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peran pekerja sosial dalam rehabilitasi sosial penyandang disabilitas netra di Sentra Wyata Guna Bandung. Layanan rehabilitasi sosial tidak hanya berfokus pada keterampilan vokasional, tetapi juga pada penguatan motivasi, penerimaan diri, kemandirian, dan keberfungsian sosial penerima manfaat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran pekerja sosial, faktor pendukung dan penghambat, upaya mengatasi hambatan, serta implikasi teoretis dan praktis dalam rehabilitasi sosial penyandang disabilitas netra. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pemilihan informan melalui purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pekerja sosial menjalankan empat peran utama, yaitu motivator, konselor, mediator, dan administrator. Peran tersebut dilakukan melalui dukungan psikologis, konseling, penyelesaian konflik, rujukan medis atau klinis, asesmen kelayakan, penjurusan vokasi, serta koordinasi layanan. Faktor pendukung meliputi ekosistem yang mendukung dan fasilitas ramah disabilitas, sedangkan faktor penghambat meliputi keterbatasan waktu pekerja sosial, kondisi psikologis penerima manfaat, dan tekanan keluarga. Upaya mengatasi hambatan dilakukan melalui trust building, kolaborasi antarpekerja sosial, dan konseling kelompok. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pekerja sosial berperan penting dalam membangun kemandirian, kepercayaan diri, dan keberfungsian sosial penerima manfaat. Keberhasilan rehabilitasi sosial tidak hanya diukur dari keterampilan vokasional, tetapi juga dari kemampuan ADL, kesiapan finansial, dan kemandirian sosial. Kata Kunci: Peran Pekerja Sosial, Rehabilitasi Sosial, Penyandang Disabilitas Netra, Sentra Wyata Guna Bandung.

Item Type: Thesis (Skripsi(S1))
Subjects: S1-Skripsi
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Kesejahteraan Sosial 2026
Depositing User: S.Si Mochamad Yogi
Date Deposited: 15 Jul 2026 04:12
Last Modified: 15 Jul 2026 04:12
URI: https://repository.unpas.ac.id/id/eprint/84132

Actions (login required)

View Item View Item