KOMUNIKASI ANTARPRIBADI IBU TUNGGAL DALAM PEMBENTUKAN IDENTITAS DIRI ANAK DI KELUARGA FATHERLESS (Studi Deskriptif Kualitatif Pada Ibu Tunggal Dalam Pembentukan Identitas Diri Anak di Keluarga Fatherless di Kota Bandung)

Faturrohman, Gilang (2026) KOMUNIKASI ANTARPRIBADI IBU TUNGGAL DALAM PEMBENTUKAN IDENTITAS DIRI ANAK DI KELUARGA FATHERLESS (Studi Deskriptif Kualitatif Pada Ibu Tunggal Dalam Pembentukan Identitas Diri Anak di Keluarga Fatherless di Kota Bandung). Skripsi(S1) thesis, FISIP UNPAS.

[img]
Preview
Text
LEMBAR PERSETUJUAN.pdf

Download (373kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (93kB) | Preview
[img]
Preview
Text
ABSTRAK.pdf

Download (89kB) | Preview
[img]
Preview
Text
LAMPIRAN.pdf

Download (21MB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (138kB) | Preview
[img]
Preview
Text
COVER.pdf

Download (135kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB 1.pdf

Download (150kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB 2.pdf

Download (296kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini dilakukan karena angka perceraian di Kota Bandung terus meningkat, sehingga mengakibatkan banyaknya fenomena keluarga tanpa ayah.Tidak adanya sosok ayah secara psikologis dan fisik dapat berdampak pada munculnya krisis identitas serta menurunnya rasa percaya diri anak-anak. Tujuan penelitian ini adalah untuk menggali secara mendalam strategi komunikasi antarpribadi yang digunakan oleh ibu tunggal dalam membangun makna keluarga serta membentuk identitas diri anak yang kuat dan tangguh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi deskriptif kualiatif. Penelitian ini mendalami tiga pasangan ibu tunggal beserta anak remaja mereka di Kota Bandung sebagai subjek utama. Data dari mereka dianalisis menggunakan teori interaksi simbolik George Herbert Mead, khususnya melalui tahap mind, self, dan society. Penelitian menunjukkan bahwa ibu tunggal yang terus-menerus menggunakan cara berkomunikasi yang mendukung, saling bertukar pikiran, terbuka dalam memberi informasi, serta memberi isyarat nonverbal yang hangat berhasil mendorong kemampuan berpikir positif pada anak. Dengan cara mengambil peran orang lain, anak bisa memahami dan menyatu dengan usaha ibunya sebagai bentuk kasih sayang yang lengkap, sehingga mendorong terbentuknya harga diri yang baik dan ketahanan mental yang kuat. Secara kesimpulan, komunikasi antar manusia yang baik dari ibu tunggal berperan sebagai alat penting yang membantu menggantikan kehadiran ayah, sekaligus mengurangi risiko anak merasa bingung mengenai identitasnya di lingkungan sosial perkotaan. Kata Kunci: Komunikasi Antarpribadi, Ibu Tunggal, Identitas Diri, Fatherless, Interaksi Simbolik.

Item Type: Thesis (Skripsi(S1))
Subjects: S1-Skripsi
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Komunikasi 2026
Depositing User: S.Si Mochamad Yogi
Date Deposited: 13 Jul 2026 06:38
Last Modified: 13 Jul 2026 06:38
URI: https://repository.unpas.ac.id/id/eprint/84030

Actions (login required)

View Item View Item