Hermawan, Rizky Satria Putra (2026) RASIONALISME DAN REFLEKTIVISME DALAM PENANGANAN PENGUNGSI ROHINGYA DI INDONESIA. Skripsi(S1) thesis, FISIP UNPAS.
|
Text
LEMBAR PENGESAHAN.pdf Download (402kB) | Preview |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (547kB) | Preview |
|
|
Text
ABSTRAK 3 BAHASA.pdf Download (595kB) | Preview |
|
|
Text
DAFTAR ISI.pdf Download (588kB) | Preview |
|
|
Text
KATA PENGANTAR.pdf Download (410kB) | Preview |
|
|
Text
COVER.pdf Download (337kB) | Preview |
|
|
Text
BAB 1.pdf Download (866kB) | Preview |
|
|
Text
BAB 2.pdf Download (640kB) | Preview |
Abstract
Krisis pengungsi Rohingya merupakan salah satu isu migrasi paksa yang kompleks di kawasan Asia Tenggara akibat statelessness, diskriminasi sistematis, dan kekerasan yang dialami etnis Rohingya di Myanmar. Sebagai negara transit, Indonesia menghadapi tantangan dalam menyeimbangkan tuntutan kemanusiaan internasional dengan kepentingan nasional serta keterbatasan kapasitas negara. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tata kelola Indonesia dalam menangani pengungsi Rohingya, mengkaji refleksi prinsip kemanusiaan dalam kebijakan dan praktik pemerintah, serta menjelaskan pengaruh kepentingan nasional dan nilai kemanusiaan masyarakat terhadap responIndonesia pada periode 2017–2025. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan tipe deskriptif-analitis melalui teknik studi dokumen terhadap peraturan perundang-undangan, laporan organisasi internasional, dan literatur ilmiah. Analisis dilakukan menggunakan konsep Global Refugee Governance, Transit States, Human Security, Humanitarian Principles, serta pendekatan rasionalisme dan reflektivisme. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tata kelola pengungsi di Indonesia bersifat hybrid dengan melibatkan pemerintah, organisasi internasional, dan masyarakat sipil. Meskipun Peraturan Presiden Nomor 125 Tahun 2016 telah menjadi landasan utama penanganan pengungsi, implementasinya masih dipengaruhi oleh keterbatasan kapasitas institusional, ketiadaan sistem suaka nasional, dan ketergantungan terhadap organisasi internasional. Penelitian ini menyimpulkan bahwa responIndonesia mencerminkan kompromi antara tuntutan kemanusiaan dan kepentingan nasional, dengan pertimbangan rasionalisme lebih dominan dalam menentukan arah kebijakan negara. Kata Kunci: Pengungsi Rohingya, Indonesia, negara transit, tata kelola pengungsi, prinsip kemanusiaan, rasionalisme, reflektivisme.
| Item Type: | Thesis (Skripsi(S1)) |
|---|---|
| Subjects: | S1-Skripsi |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Hubungan Internasional 2026 |
| Depositing User: | S.Si Mochamad Yogi |
| Date Deposited: | 10 Jul 2026 01:15 |
| Last Modified: | 10 Jul 2026 01:15 |
| URI: | https://repository.unpas.ac.id/id/eprint/83969 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
