Immanuel, Alexsandro (2026) Perancangan sistem pompanisasi pengairan persawahan blok 2 seluas 10,6 hektar Desa Jagapura Kulon Kabupaten Cirebon. Skripsi(S1) thesis, universitas pasundan.
|
Text
213030066_Kaset_Laporan Skripsi_Alexsandro Immanuel.pdf Download (7MB) | Preview |
Abstract
Ketersediaan air irigasi pada musim kemarau di wilayah persawahan Blok 10,6, Desa Jagapura Kulon, Kabupaten Cirebon, merupakan permasalahan yang cukup krusial bagi petani. Kendala utama disebabkan oleh adanya perbedaan elevasi antara muka air sungai dan permukaan lahan pertanian, di mana muka air sungai berada 22,06 m lebih rendah daripada lahan sawah. Kondisi tersebut mengakibatkan distribusi air secara gravitasi tidak memungkinkan untuk dilakukan. Oleh karena itu, diperlukan suatu sistem pompanisasi agar air dapat dialirkan secara efektif dan efisien ke area pertanian. Tahapan awal dalam perancangan sistem ini dimulai melalui kegiatan survei serta pengumpulan data lapangan. Berdasarkan hasil pengukuran lapangan, kebutuhan air irigasi ditetapkan sebesar 0,012 m³/s. Parameter fisik sungai yang diamati meliputi kedalaman air 58,05 cm, lebar penampang 6,75 m, serta waktu tempuh bola pingpong dari penampang 1 ke penampang 2 selama 14,35 s. Dari data tersebut, diperoleh kecepatan aliran sungai sebesar 1,11 m/s dan debit sungai sebesar 4,80 m³/s. Hasil ini mengindikasikan bahwa ketersediaan sumber daya air pada lokasi penelitian relatif memadai untuk memenuhi kebutuhan irigasi. Perangkat lunak EPANET digunakan untuk memodelkan jaringan pipa untuk memodelkan tekanan dan kecepatan aliran sistem. Hasil simulasi menunjukkan bahwa tekanan sistem yang dihasilkan pada alternatif pertama berkisar antara 3,48 hingga 29,18 m dengan kecepatan aliran yang dihasilkan berkisar antara 1,7 sampai 2,8 m/s dan tekanan yang dihasilkan alternatif kedua berkisar antara 3,48 hingga 33,74 m dengan kecepatan aliran yang dihasilkan berkisar antara 1,7 sampai 2,8 m/s. Kedua skenario menunjukkan bahwa sistem pompa dapat memanfaatkan air sungai dengan baik. Oleh karena itu, sistem pompanisasi dianggap sebagai solusi teknis yang layak dan efisien untuk mengatasi kekurangan air irigasi selama musim kemarau. Dengan menerapkan sistem ini, para petani dapat memperoleh lebih banyak air, memajukan keberlanjutan pertanian, dan meningkatkan ketahanan pangan lokal di Desa Jagapura Kulon.
| Item Type: | Thesis (Skripsi(S1)) |
|---|---|
| Subjects: | S1-Skripsi |
| Divisions: | Fakultas Teknik > Teknik Mesin 2025 |
| Depositing User: | Ms sri - |
| Date Deposited: | 07 Jul 2026 01:37 |
| Last Modified: | 07 Jul 2026 01:37 |
| URI: | https://repository.unpas.ac.id/id/eprint/83867 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
