POLA SOSIALISASI ANAK DI SEKOLAH UNTUK MEMBENTUK KEMANDIRIAN ANAK USIA DINI DI SPS AL – BARAQAH DESA CIPAGANTI KECAMATAN CISURUPAN KABUPATEN GARUT

Anggraeni, Larisa Sahbia (2026) POLA SOSIALISASI ANAK DI SEKOLAH UNTUK MEMBENTUK KEMANDIRIAN ANAK USIA DINI DI SPS AL – BARAQAH DESA CIPAGANTI KECAMATAN CISURUPAN KABUPATEN GARUT. Skripsi(S1) thesis, FISIP UNPAS.

[img]
Preview
Text
DAFTAR PUSTKA.pdf

Download (161kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (56kB) | Preview
[img]
Preview
Text
file Kata pengantar.pdf

Download (133kB) | Preview
[img]
Preview
Text
file Abstrak.pdf

Download (80kB) | Preview
[img]
Preview
Text
file 2 Lembar Pengesahan.pdf

Download (112kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB II.pdf

Download (363kB) | Preview
[img]
Preview
Text
file 1 cover.pdf

Download (101kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (152kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pola sosialisasi anak di sekolah dalam membentuk kemandirian anak usia dini di SPS Al-Baraqah Desa Cipaganti Kecamatan Cisurupan Kabupaten Garut, faktor pendukung dan penghambatnya, upaya yang dilakukan untuk mengatasi hambatan, serta implikasi teoretis dan praktis dari penelitian. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Informan penelitian terdiri atas kepala sekolah, guru, orang tua, dan peserta didik. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses sosialisasi anak dilakukan melalui peran guru sebagai pembimbing dan teladan, aktivitas kebersamaan dalam kegiatan belajar dan bermain, serta pembiasaan perilaku mandiri dalam kehidupan sehari-hari. Faktor pendukung meliputi dukungan keluarga, lingkungan sekolah yang kondusif, dan kerja sama antara guru dengan orang tua. Sementara itu, faktor penghambat meliputi perbedaan karakteristik anak, ketergantungan anak terhadap orang tua, serta kurangnya disiplin dan tanggung jawab. Upaya yang dilakukan untuk mengatasi hambatan tersebut yaitu melalui pendekatan personal, pemberian bimbingan dan motivasi, pembiasaan perilaku mandiri, serta penguatan komunikasi dan kolaborasi antara sekolah dan keluarga. Implikasi teoretis penelitian ini memperkuat teori sosialisasi dan teori perkembangan anak yang menjelaskan bahwa kemandirian terbentuk melalui proses interaksi sosial, pembelajaran, dan pembiasaan yang berkelanjutan. Implikasi praktisnya menunjukkan pentingnya sinergi antara sekolah dan keluarga dalam menciptakan lingkungan yang mendukung perkembangan sosial dan kemandirian anak usia dini secara optimal. Kata Kunci: Sosialisasi Anak, Kemandirian, Anak Usia Dini, Sekolah, Pekerjaan Sosial.

Item Type: Thesis (Skripsi(S1))
Subjects: S1-Skripsi
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Kesejahteraan Sosial 2026
Depositing User: S.Si Mochamad Yogi
Date Deposited: 06 Jul 2026 02:44
Last Modified: 06 Jul 2026 02:44
URI: https://repository.unpas.ac.id/id/eprint/83820

Actions (login required)

View Item View Item