POLA KOMUNIKASI KOMUNITAS MOBIL NASI UDUK DI KOTA BANDUNG

Syahizaidan, Ilwan (2026) POLA KOMUNIKASI KOMUNITAS MOBIL NASI UDUK DI KOTA BANDUNG. Skripsi(S1) thesis, FISIP UNPAS.

[img]
Preview
Text
3. KATA PENGANTAR.pdf

Download (219kB) | Preview
[img]
Preview
Text
1. COVER.pdf

Download (253kB) | Preview
[img]
Preview
Text
2. ABSTRAK TIGA BAHASA.pdf

Download (196kB) | Preview
[img]
Preview
Text
4. DAFTAR ISI.pdf

Download (265kB) | Preview
[img]
Preview
Text
5. BAB I.pdf

Download (659kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Zidan - Skripsi rev akhir + pengesahan.pdf

Download (2MB) | Preview
[img]
Preview
Text
10. DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (173kB) | Preview
[img]
Preview
Text
6. BAB II.pdf

Download (344kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pesatnya pertumbuhan subkultur otomotif di Kota Bandung yang sering memicu kontestasi ego modifikasi antar-pemilik kendaraan, serta munculnya stigma negatif masyarakat terhadap komunitas mobil mewah. Di tengah tekanan tersebut, Komunitas Nasi Uduk Bandung secara kontradiktif mampu mempertahankan eksistensi dan solidaritasnya melalui identitas nama yang unik. Penelitian ini bertujuan menganalisis makna identitas nama "Nasi Uduk" dan hobi modifikasi, menelaah penggunaan simbol otomotif dalam mengelola ego, serta menganalisis interaksi simbolik di ruang fisik dan digital dalam memitigasi stigma negatif. Metode penelitian menggunakan kualitatif deskriptif dengan pendekatan Etnografi dan Netnografi melalui desain Studi Kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipan, riset siber, dokumentasi, dan wawancara mendalam bersama 7 informan, termasuk Ketua Umum Komunitas, anggota aktif, dan Dosen Ilmu Komunikasi FISIP UNPAS. Analisis data menggunakan Teori Interaksionisme Simbolik dari Herbert Blumer dan Teori Dramaturgi dari Erving Goffman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa makna "Nasi Uduk" diinterpretasikan anggota sebagai simbol filosofis keberagaman yang menyatu dalam kesederhanaan, menjadi penawar bagi tingginya ego dunia modifikasi. Di ruang fisik (Kopdar) dan digital (WhatsApp), penggunaan bahasa otomotif seperti fitment dan stance berfungsi sebagai simbol identitas keanggotaan untuk meredam konflik internal. Motif anggota bertumpu pada in-order-to motive demi eksistensi dan validasi digital. Manajemen kesan (impression management) di panggung depan—melalui etika berkendara santun dan kegiatan sosial—efektif sebagai komunikasi simbolik menangkis stigma negatif masyarakat luar, sementara persaingan spesifikasi kendaraan diselesaikan secara kekeluargaan di panggung belakang. Kata Kunci: Interaksionisme Simbolik, Solidaritas Komunitas, Komunitas Nasi Uduk, Subkultur Otomotif, Dramaturgi.

Item Type: Thesis (Skripsi(S1))
Subjects: S1-Skripsi
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Komunikasi 2026
Depositing User: S.Si Mochamad Yogi
Date Deposited: 03 Jul 2026 07:34
Last Modified: 03 Jul 2026 07:34
URI: https://repository.unpas.ac.id/id/eprint/83792

Actions (login required)

View Item View Item