Subarkah, Muhammad Yunus (2026) ANALISIS KAPASITAS KEBIJAKAN PEMERINTAH KOTA BANDUNG DALAM PROGRAM BURUAN SAE DI KELURAHAN CICAHEUM. Skripsi(S1) thesis, FISIP UNPAS.
|
Text
DAFTAR ISI.pdf Download (311kB) | Preview |
|
|
Text
LEMBAR PENGESAHAN.pdf Download (186kB) | Preview |
|
|
Text
COVER.pdf Download (134kB) | Preview |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (169kB) | Preview |
|
|
Text
KATA PENGANTAR.pdf Download (131kB) | Preview |
|
|
Text
ABSTRAK 3 BAHASA.pdf Download (220kB) | Preview |
|
|
Text
BAB II.pdf Download (332kB) | Preview |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (330kB) | Preview |
Abstract
Program Buruan SAE merupakan program pertanian perkotaan yang dikembangkan Pemerintah Kota Bandung untuk memperkuat ketahanan pangan masyarakat melalui pemanfaatan lahan berbasis komunitas. Penelitian ini bertujuan menganalisis kapasitas kebijakan Pemerintah Kota Bandung dalam implementasi Program Buruan SAE di Kelurahan Cicaheum serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi keberlanjutan program. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan Atlas.ti dengan mengacu pada teori kapasitas kebijakan Wu, Ramesh, dan Howlett yang meliputi kapasitas analitis, kapasitas operasional, dan kapasitas politik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kapasitas kebijakan Pemerintah Kota Bandung dalam implementasi Program Buruan SAE telah berjalan melalui kapasitas analitis, operasional, dan politik yang saling mendukung. Kapasitas analitis terlihat dari kemampuan pemerintah dalam mengidentifikasi permasalahan dan menyusun perencanaan program. Kapasitas operasional tercermin melalui dukungan sumber daya, pelaksanaan kegiatan, serta partisipasi masyarakat. Kapasitas politik ditunjukkan melalui komunikasi, koordinasi, dan jejaring kerja dengan berbagai pemangku kepentingan. Keberlanjutan program didukung oleh antusiasme masyarakat, komitmen pengurus, dukungan pemerintah, kemandirian kelompok, serta kolaborasi berbagai pihak. Sementara itu, faktor penghambat meliputi keterbatasan anggaran, keterbatasan dan status lahan, pergantian pengurus, keterbatasan kapasitas sumber daya manusia, serta rendahnya pemahaman masyarakat mengenai pengelolaan sampah. Meskipun menghadapi berbagai hambatan, Program Buruan SAE tetap berjalan dan berkembang melalui dukungan masyarakat, pemerintah, dan jejaring kerja yang terbangun. Kata Kunci: Kapasitas Kebijakan, Program Buruan SAE, Ketahanan Pangan, Implementasi Kebijakan.
| Item Type: | Thesis (Skripsi(S1)) |
|---|---|
| Subjects: | S1-Skripsi |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Administrasi Publik 2026 |
| Depositing User: | S.Si Mochamad Yogi |
| Date Deposited: | 03 Jul 2026 02:04 |
| Last Modified: | 03 Jul 2026 02:04 |
| URI: | https://repository.unpas.ac.id/id/eprint/83761 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
