Ningtyas, Melvy Ayu (2026) UNRECIPROCATED RELATIONSHIP PADA KORBAN PASANGAN BENEFIT HUNTER. Skripsi(S1) thesis, FISIP UNPAS.
|
Text
COVER.pdf Download (234kB) | Preview |
|
|
Text
LEMBAR PENGESAHAN.pdf Download (209kB) | Preview |
|
|
Text
KATA PENGANTAR.pdf Download (146kB) | Preview |
|
|
Text
DAFTAR ISI.pdf Download (296kB) | Preview |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (172kB) | Preview |
|
|
Text
ABSTRAK INDONESIA.pdf Download (110kB) | Preview |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (179kB) | Preview |
|
|
Text
ABSTRAK SUNDA.pdf Download (114kB) | Preview |
|
|
Text
ABSTRAK INGGRIS.pdf Download (101kB) | Preview |
|
|
Text
BAB II.pdf Download (416kB) | Preview |
Abstract
Penelitian ini berjudul Unreciprocated Relationship pada Korban Pasangan Benefit Hunter di Kota Bandung. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya fenomena hubungan romantis yang berjalan tidak seimbang yaitu ketika salah satu pihak lebih banyak memberikan perhatian, waktu, dukungan emosional, maupun materi, sedangkan pihak lainnya cenderung menerima keuntungan tanpa memberikan timbal balik yang setara. Fenomena ini penting untuk dikaji karena relasi yang tidak timbal balik dapat menimbulkan kelelahan emosional, rasa tidak dihargai, ketergantungan, serta kesulitan individu dalam membangun hubungan yang lebih sehat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keseimbangan yang diberikan dan diterima pada Korban pasangan benefit hunter, jenis hubungan yang terbentuk dalam relasi tersebut, serta cara individu memiliki kesempatan untuk membangun hubungan yang lebih baik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan Teori Social Exchange dari George C. Homans sebagai landasan teoritis. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini terdiri dari informan inti yang memiliki pengalaman menjalani hubungan tidak timbal balik dengan pasangan benefit hunter, serta informan ahli psikolog sebagai pendukung data. Teknik analisis data dilakukan melalui proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan yang dijalani informan cenderung tidak seimbang. Ketidakseimbangan tersebut terlihat dari dominasi pemberian oleh satu pihak dalam bentuk perhatian, waktu, tenaga, dukungan emosional, maupun materi, sementara pasangan cenderung hadir secara situasional ketika membutuhkan sesuatu. Jenis hubungan yang terbentuk lebih mengarah pada relasi yang instrumental, transaksional, dan tidak setara, karena salah satu pihak memaknai hubungan secara emosional sedangkan pihak lainnya lebih berorientasi pada keuntungan. Selain itu, kesempatan untuk memiliki hubungan yang lebih baik muncul ketika informan mulai menyadari bahwa hubungan yang dijalani tidak sehat, melelahkan, dan tidak memberikan timbal balik yang cukup. Kesadaran diri, keberanian mengambil keputusan, serta dukungan dari lingkungan menjadi faktor penting agar individu mampu keluar dari hubungan yang tidak seimbang dan membuka diri pada relasi yang lebih sehat. Kata Kunci: Unreciprocated Relationship, Benefit Hunter, Hubungan Interpersonal, Social Exchange Theory, Generasi Z.
| Item Type: | Thesis (Skripsi(S1)) |
|---|---|
| Subjects: | S1-Skripsi |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Komunikasi 2026 |
| Depositing User: | S.Si Mochamad Yogi |
| Date Deposited: | 02 Jul 2026 08:43 |
| Last Modified: | 02 Jul 2026 08:43 |
| URI: | https://repository.unpas.ac.id/id/eprint/83748 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
