SUPRIATNA, YANA (2026) ANALISIS COLLABORATIVE GOVERNANCE DALAM PEMBANGUNAN TEMPAT PENGOLAHAN DAN PEMROSESAN AKHIR SAMPAH (TPPAS) REGIONAL LEGOK NANGKA DI KAWASAN PERKOTAAN CEKUNGAN BANDUNG. Thesis(S2) thesis, UNIVERSITAS PASUNDAN.
|
Text
YANA SUPRIATNA.pdf Download (231kB) | Preview |
Abstract
Permasalahan persampahan di Kawasan Perkotaan Cekungan Bandung merupakan persoalan lintas wilayah yang semakin kompleks akibat meningkatnya timbulan sampah, keterbatasan kapasitas Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Sarimukti, serta tingginya ketergantungan antar daerah dalam sistem pengelolaan sampah regional. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat mengembangkan Tempat Pengolahan dan Pemrosesan Akhir Sampah (TPPAS) Regional Legok Nangka melalui skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan lintas sektor dan lintas tingkat pemerintahan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses collaborative governance dalam pembangunan TPPAS Regional Legok Nangka serta mengidentifikasi faktor-faktor yang menghambat kolaborasi dalam pembangunan TPPAS Regional Legok Nangka di Kawasan Perkotaan Cekungan Bandung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi dokumentasi yang diperkuat melalui wawancara, kuesioner terbuka, dan Focus Group Discussion (FGD) sebagai teknik triangulasi data. Analisis dilakukan menggunakan teori Collaborative Governance Assessment dari Ratner (2012) yang terdiri atas tiga tahapan, yaitu identifying obstacles and opportunities, debating strategies for influence, dan planning collaborative actions. Analisis faktor penghambat kolaborasi menggunakan perspektif Government of Canada (2008) yang meliputi faktor budaya, faktor institusi, dan faktor politik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses collaborative governance dalam pembangunan TPPAS Regional Legok Nangka berlangsung melalui tiga tahapan yang saling berkaitan. Pada tahap identifying obstacles and opportunities, para pemangku kepentingan berhasil membangun kesadaran bersama mengenai krisis persampahan regional yang ditandai oleh keterbatasan kapasitas TPA Sarimukti, 2 meningkatnya timbulan sampah, serta tingginya interdependensi antar daerah. Kesadaran tersebut diperkuat oleh krisis persampahan Bandung Raya akibat kebakaran TPA Sarimukti pada tahun 2023 yang semakin menegaskan urgensi pembangunan TPPAS Regional Legok Nangka. Pada tahap debating strategies for influence, proses kolaborasi berlangsung melalui berbagai forum koordinasi, negosiasi pembiayaan, pembahasan komitmen pasokan sampah, perubahan Perjanjian Kerja Sama, serta proses memperoleh legitimasi politik dari DPRD. Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat berperan sebagai lead institution yang memfasilitasi penyelarasan kepentingan para aktor. Selanjutnya, pada tahap planning collaborative actions, para aktor berhasil menerjemahkan berbagai kesepakatan ke dalam tindakan operasional melalui penyusunan skema KPBU, pembentukan kelembagaan pelaksana, penetapan komitmen pasokan sampah, penyusunan skema pembiayaan kolaboratif, dan pengadaan badan usaha pelaksana proyek. Penelitian ini juga menemukan bahwa faktor institusi merupakan hambatan yang paling dominan dibandingkan faktor budaya dan faktor politik. Hambatan tersebut muncul dalam bentuk kompleksitas kelembagaan yang melibatkan banyak aktor lintas sektor dan lintas tingkat pemerintahan, panjangnya proses administrasi KPBU, kebutuhan dukungan kelayakan (Viability Gap Fund), penyelesaian financial close, serta kepastian Perjanjian Jual Beli Listrik (PJBL). Temuan penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan collaborative governance dalam pembangunan TPPAS Regional Legok Nangka tidak hanya ditentukan oleh kemampuan membangun kesepahaman dan komitmen bersama, tetapi juga oleh kemampuan para aktor dalam mengelola kompleksitas kelembagaan dan interdependensi organisasi selama proses implementasi proyek.
| Item Type: | Thesis (Thesis(S2)) |
|---|---|
| Divisions: | Pascasarjana > S2-Administrasi dan Kebijakan Publik 2026 |
| Depositing User: | Mr soeryana soeryana |
| Date Deposited: | 13 Jun 2026 05:18 |
| Last Modified: | 13 Jun 2026 05:18 |
| URI: | https://repository.unpas.ac.id/id/eprint/83552 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
