IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PROGRAM DAPUR SEHAT ATASI STUNTING DI DINAS PENGENDALIAN PENDUDUK DAN KELUARGA BERENCANA KOTA BANDUNG

Safitri, Sitarani Dwi (2026) IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PROGRAM DAPUR SEHAT ATASI STUNTING DI DINAS PENGENDALIAN PENDUDUK DAN KELUARGA BERENCANA KOTA BANDUNG. Skripsi(S1) thesis, FISIP UNPAS.

[img]
Preview
Text
BAB 2 SITARANI .pdf

Download (240kB) | Preview
[img]
Preview
Text
ABSTRAK 3 BAHASA SITARANI.pdf

Download (99kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB 1 SITARANI .pdf

Download (333kB) | Preview
[img]
Preview
Text
KATA PENGANTAR SITARANI .pdf

Download (90kB) | Preview
[img]
Preview
Text
COVER SKRIPSI.pdf

Download (212kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR PUSTAKA SITARANI .pdf

Download (89kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR ISI SITARANI.pdf

Download (90kB) | Preview
[img]
Preview
Text
LEMBAR PENGESAHAN SITARANI.pdf

Download (60kB) | Preview

Abstract

Stunting merupakan permasalahan kesehatan masyarakat yang berdampak pada kualitas sumber daya manusia dalam jangka panjang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan program pencegahan dan penurunan stunting yang dilaksanakan oleh Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Bandung, khususnya dalam mendukung percepatan penurunan angka stunting melalui peran tim pendamping keluarga, intervensi gizi spesifik dan sensitif, serta pemanfaatan data Kartu Risiko Stunting (KRS). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan aparatur DPPKB, tim pendamping keluarga, dan pihak terkait lainnya, observasi lapangan, serta studi dokumentasi terhadap regulasi dan laporan program DASHAT dalam penurunan stunting. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi program pencegahan dan penurunan stunting di Kota Bandung dinilai belum optimal meskipun menunjukkan capaian positif, ditandai dengan adanya penurunan prevalensi stunting. Namun demikian, masih ditemukan beberapa permasalahan, antara lain keterbatasan pemahaman masyarakat mengenai stunting, perbedaan karakteristik sosial budaya, serta belum optimalnya koordinasi antar pemangku kepentingan. Penelitian ini dianalisis menggunakan teori implementasi kebijakan George C. Edward III, yang menekankan dimensi komunikasi, sumber daya, disposisi pelaksana, dan struktur birokrasi sebagai faktor penentu keberhasilan implementasi kebijakan publik. Kata Kunci: Implementasi, Kebijakan Program, Stunting

Item Type: Thesis (Skripsi(S1))
Subjects: S1-Skripsi
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Administrasi Publik 2026
Depositing User: Mr Iwan Ridwan Iwan
Date Deposited: 05 May 2026 08:24
Last Modified: 05 May 2026 08:24
URI: https://repository.unpas.ac.id/id/eprint/82997

Actions (login required)

View Item View Item