STRATEGI KOMUNIKASI TENAGA KESEHATAN PUSKESMAS CIWARU DALAM UPAYA MENGURANGI STIGMA GANGGUAN JIWA

Lestari, Intan (2026) STRATEGI KOMUNIKASI TENAGA KESEHATAN PUSKESMAS CIWARU DALAM UPAYA MENGURANGI STIGMA GANGGUAN JIWA. Skripsi(S1) thesis, FISIP UNPAS.

[img]
Preview
Text
3.ABSTRAK 3 BAHASA.pdf

Download (179kB) | Preview
[img]
Preview
Text
4.BAB I.pdf

Download (188kB) | Preview
[img]
Preview
Text
9.DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (73kB) | Preview
[img]
Preview
Text
1.COVER.pdf

Download (37kB) | Preview
[img]
Preview
Text
5.BAB II.pdf

Download (271kB) | Preview
[img]
Preview
Text
12.DAFTAR ISI.pdf

Download (75kB) | Preview
[img]
Preview
Text
11.KATA PENGANTAR.pdf

Download (80kB) | Preview
[img]
Preview
Text
IMG-20261001-WA0003.pdf

Download (37kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini berjudul “Strategi Komunikasi Tenaga Kesehatan Puskesmas Ciwaru dalam Upaya Mengurangi Stigma Gangguan Jiwa” penelitian ini befokus pada strategi komunikasi yang dilakukan oleh tenaga kesehatan di wilayah kerja puskesmas Kecamatan Ciwaru, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Untuk mengetahui bagaimana strategi pemilihan komunikator, penyusunan pesan komunikasi, pemilihan media, serta menentukann khalayak sasaran dalam upaya mengurangi stigma kesehatan mental di wilayah kerja Puskesmas Ciwaru. Metode penelitian yang digunakan oleh penulis dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Dalam penelitian ini teknik pengumpulan data yang digunakan adalah studi lapangan yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Pemilihan informan dilakukan melalui proses pengamatan. Stigma terhadap Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) masih menjadi hambatan besar dalam upaya pemulihan dan reintegrasi sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi yang dilakukan tenaga kesehatan dalam upaya pengurangan stigma terhadap ODGJ di wilayah kerja Puskesmas Ciwaru Kota Bandung. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi kepada 4 informan tenaga kesehatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penentuan khalayak sasaran dilakukan berdasarkan data Puskesmas dan laporan kader, dengan mempertimbangkan karakteristik usia, pendidikan, dan budaya. Strategi komunikasi disesuaikan dengan karakteristik khalayak: untuk lansia digunakan bahasa sederhana dan media poster, untuk remaja digunakan media sosial dan bahasa gaul, untuk masyarakat berpendidikan rendah digunakan analogi dan bahasa Sunda, serta melibatkan tokoh agama untuk menghargai nilai budaya setempat. Jika penentuan khalayak tidak tepat, maka dampaknya adalah inefektivitas program, pemborosan sumber daya, penolakan masyarakat, dan potensi penguatan stigma. Kesimpulan penelitian ini adalah strategi komunikasi yang efektif dalam pengurangan stigma harus berbasis segmentasi khalayak dan sensitif budaya. Rekomendasi yang diberikan adalah perlunya penguatan kapasitas tenaga kesehatan dalam komunikasi interpersonal dan pemanfaatan tokoh masyarakat sebagai agen perubahan. Kata Kunci: Strategi Komunikasi, Stigma, ODGJ, Puskesmas, Komunikator, Penyampaian Pesan, Pemilihan Media, Segmentasi Khalayak.

Item Type: Thesis (Skripsi(S1))
Subjects: S1-Skripsi
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Komunikasi 2026
Depositing User: S.Si Mochamad Yogi
Date Deposited: 01 Oct 2026 07:45
Last Modified: 01 Oct 2026 07:45
URI: https://repository.unpas.ac.id/id/eprint/85012

Actions (login required)

View Item View Item