Indiyantri, Indah (2026) PENGGUNAAN SECOND ACCOUNT INSTAGRAM SEBAGAI BENTUK SELF-DISCLOSURE PADA GENERASI Z DI KOTA BANDUNG (Studi Deskriptif kualitatif mengenai Keterbukaan Diri Generasi Z melalui Akun Kedua Instagram sebagai Ruang Ekspresi dan Komunikasi Personal). Skripsi(S1) thesis, FISIP UNPAS.
|
Text
9. Daftar Pustaka.pdf Download (391kB) | Preview |
|
|
Text
12. DAFTAR ISI.pdf Download (798kB) | Preview |
|
|
Text
2. LEMBAR PENGESAHAN.pdf Download (471kB) | Preview |
|
|
Text
11. KATA PENGANTAR.pdf Download (484kB) | Preview |
|
|
Text
3. ABSTRAK 3 bahasa.pdf Download (586kB) | Preview |
|
|
Text
1. COVER.pdf Download (596kB) | Preview |
|
|
Text
4. BAB I.pdf Download (677kB) | Preview |
|
|
Text
5. BAB II.pdf Download (680kB) | Preview |
Abstract
Penggunaan Second Account Instagram telah menjadi salah satu fenomena komunikasi yang berkembang di kalangan Generasi Z sebagai sarana untuk melakukan Self-Disclosure. Berbeda dengan akun utama yang umumnya digunakan untuk membangun citra diri (personal branding), Second Account dimanfaatkan sebagai ruang yang lebih privat untuk membagikan pengalaman, aktivitas sehari- hari, serta kondisi emosional kepada orang-orang yang dipercaya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan Second Account Instagram sebagai bentuk Self-Disclosure pada Generasi Z di Kota Bandung berdasarkan teori Johari Window. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap empat informan yang merupakan pengguna aktif Second Account Instagram dari kalangan Generasi Z di Kota Bandung, serta seorang psikolog sebagai informan ahli dalam rangka triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Second Account Instagram dimanfaatkan sebagai ruang yang memberikan rasa aman (safe space) bagi Generasi Z dalam mengungkapkan diri. Berdasarkan teori Johari Window, dimensi Open Area terlihat dari keterbukaan informan dalam membagikan aktivitas sehari-hari, pengalaman, kondisi emosional, serta hobi kepada teman-teman terdekat. Pada dimensi Hidden Area, informan tetap mempertahankan batasan terhadap informasi yang bersifat pribadi dan sensitif. Selanjutnya, Blind Area tampak melalui umpan balik yang diberikan oleh pengikut sehingga membantu informan mengenali karakter maupun kebiasaan yang sebelumnya belum disadari. Adapun Unknown Area menunjukkan bahwa penggunaan Second Account membantu informan memahami kondisi emosional serta cara mereka mengekspresikan diri melalui media sosial. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Second Account Instagram tidak hanya berfungsi sebagai akun alternatif, tetapi juga sebagai media komunikasi yang mendukung proses Self- Disclosure secara lebih autentik, selektif, dan tetap berada dalam kendali pengguna pada Generasi Z di Kota Bandung. Kata Kunci: Second Account, Instagram, Self-Disclosure, Johari Window, Generasi Z.
| Item Type: | Thesis (Skripsi(S1)) |
|---|---|
| Subjects: | S1-Skripsi |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Komunikasi 2026 |
| Depositing User: | S.Si Mochamad Yogi |
| Date Deposited: | 06 Aug 2026 08:18 |
| Last Modified: | 06 Aug 2026 08:18 |
| URI: | https://repository.unpas.ac.id/id/eprint/84420 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
