Ramadhani, Janny (2026) STRATEGI PEMASARAN PARIWISATA SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KUNJUNGAN WISATA (Studi Kasus : Di Destinasi Gunung Tangkuban Perahu padaPT Graha Rani Putra Persada). Skripsi(S1) thesis, FISIP UNPAS.
|
Text
Daftar Pustaka_Janny Ramadhani.pdf Download (277kB) | Preview |
|
|
Text
Lembar Pengesahan_Janny Ramadhani.pdf Download (292kB) | Preview |
|
|
Text
Abstrak_Janny Ramadhani.pdf Download (90kB) | Preview |
|
|
Text
Kata Pengantar_Janny Ramadhani.pdf Download (37kB) | Preview |
|
|
Text
Daftar Isi_Janny Ramadhani.pdf Download (39kB) | Preview |
|
|
Text
Bab II_Janny Ramadhani.pdf Download (434kB) | Preview |
|
|
Text
Bab 1_Janny Ramadhani.pdf Download (303kB) | Preview |
|
|
Text
Cover_Janny Ramadhani.pdf Download (208kB) | Preview |
Abstract
PT Graha Rani Putra Persada (GRPP), pemegang izin pengusahaan pariwisata alam yang mengelola Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Tangkuban Perahu, mengalami fluktuasi dan penurunan tajam kunjungan pasca-pandemi. Kondisi ini diperparah oleh kekhawatiran keselamatan wisatawan akibat aktivitas vulkanik freatik serta kinerja promosi digital yang belum optimal karena masih mengandalkan strategi konvensional. Tujuan penelitian dilaksanakan untuk menganalisis gambaran umum pengelolaan PT GRPP, pengalaman kunjungan, strategi pemasaran yang diterapkan, serta faktor-faktor penentu strategi pemasaran yang dapat digunakan untuk meningkatkan kunjungan wisatawan dengan pendekatan analisis SWOT. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan mixed methods (kualitatif dan kuantitatif). Data dikumpulkan melalui triangulasi yang meliputi observasi, studi dokumen, dan wawancara mendalam dengan delapan informan yang mewakili manajemen, staf, pedagang, dan pengunjung. Analisis data kualitatif dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman, kemudian hasilnya diintegrasikan ke dalam matriks SWOT. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa analisis menempatkan Gunung Tangkuban Perahu pada Kuadran I (Pertumbuhan/Kondisi Stabil), menunjukkan kondisi SEDANG di mana kekuatan internal dapat dimanfaatkan untuk mengejar peluang eksternal. Berdasarkan teori fase pertumbuhan, fase pertumbuhan ditandai oleh peningkatan kapasitas, kenaikan penjualan dan keuntungan, pemaksimalan tenaga kerja, bertambahnya jumlah pelanggan, serta peningkatan nilai organisasi. Temuan lapangan mendukung gambaran ini, terdapat potensi peningkatan kunjungan melalui pengembangan fasilitas dan peningkatan kualitas layanan, namun kendala signifikan meliputi promosi digital yang kurang efektif, kekhawatiran keselamatan akibat aktivitas vulkanik freatik, serta kebutuhan penguatan kapasitas SDM dan manajemen operasional untuk menjaga kualitas saat volume pengunjung meningkat. Saran yang bisa peneliti berikan adalah penerapan strategi pertumbuhan yang meliputi: optimalisasi promosi digital berbasis media sosial untuk menonjolkan daya tarik dan memudahkan akses fasilitas, pemanfaatan brand awareness untuk memperkuat pemasaran berbasis pengalaman yang menonjolkan keunikan Tangkuban Perahu, pengembangan paket wisata keluarga dan edukasi untuk menyebarkan kunjungan dan meningkatkan nilai tambah sambil mempermudah pengelolaan operasional, perluasan kerja sama dengan agen perjalanan dan OTA untuk memperluas distribusi dan mengelola permintaan, serta pelaksanaan program user-generated content untuk meningkatkan kredibilitas, jangkauan organik, dan keterlibatan pengunjung. Langkah ini diharapkan meningkatkan kunjungan sekaligus memperkuat daya saing dan nilai jangka panjang destinasi. Kata Kunci: Strategi Pemasaran, Kunjungan Wisata, Gunung Tangkuban Perahu, Analisis TOWS, Bauran Pemasaran
| Item Type: | Thesis (Skripsi(S1)) |
|---|---|
| Subjects: | S1-Skripsi |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Administrasi Bisnis 2026 |
| Depositing User: | S.Si Mochamad Yogi |
| Date Deposited: | 17 Jul 2026 08:07 |
| Last Modified: | 17 Jul 2026 08:07 |
| URI: | https://repository.unpas.ac.id/id/eprint/84179 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
