Ramadanti, Disa Indah (2026) INSTAGRAM SEBAGAI MEDIA PERSONAL BRANDING MASTER OF CEREMONY (MC). Skripsi(S1) thesis, FISIP UNPAS.
|
Text
Cover.pdf Download (265kB) | Preview |
|
|
Text
Kata Pengantar.pdf Download (260kB) | Preview |
|
|
Text
Daftar Pustaka.pdf Download (223kB) | Preview |
|
|
Text
Daftar Isi.pdf Download (286kB) | Preview |
|
|
Text
Lembar Pengesahan.pdf Download (246kB) | Preview |
|
|
Text
Bab I.pdf Download (274kB) | Preview |
|
|
Text
Abstrak.pdf Download (257kB) | Preview |
|
|
Text
Bab II.pdf Download (383kB) | Preview |
Abstract
Penelitian ini berjudul "Instagram Sebagai Media Personal Branding Master of Ceremony (MC) (Studi Fenomenologi Tentang Pengalaman Anggota Endikat Teman Bicara Dalam Menggunakan Instagram Sebagai Media Personal Branding)", dengan tujuan penelitian untuk memahami motif, tindakan, dan makna anggota komunitas Endikat Teman Bicara (ETB) yang berprofesi sebagai MC dalam membangun personal branding melalui Instagram. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi Alfred Schutz, yang menempatkan pengalaman hidup (lived experience), kesadaran dan motif (because motive dan in-order-to motive) untuk memahami lebih dalam terkait pengalaman subjektif dari masing-masing informan. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, studi kepustakaan, dan dokumentasi terhadap lima informan inti anggota ETB yang aktif membangun personal branding di Instagram, serta satu informan akademisi sebagai penguat perspektif teoritis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa because motive informan terbentuk dari ketertarikan personal terhadap public speaking dan arahan mentoring ETB, sedangkan in-order-to motive berkaitan dengan tujuan dikenal lebih luas dan memperoleh kepercayaan calon klien. Dalam aspek tindakan, informan mengelola Instagram secara terencana melalui seleksi konten, penyusunan caption, penentuan waktu posting, hingga pemisahan akun pribadi dan akun personal branding. Adapun dalam aspek makna, Instagram dimaknai sebagai etalase digital identitas profesional sekaligus jembatan menuju peluang kerja, hambatan dimaknai sebagai bagian dari proses berkembang, dan perubahan yang dirasakan tidak hanya menyentuh pengakuan publik tetapi juga tumbuhnya kepercayaan diri. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Instagram bagi anggota ETB tidak sekadar berfungsi sebagai media berbagi konten, melainkan telah menjadi ruang tempat mereka menemukan, membentuk, dan memperkuat identitas profesional sebagai seorang MC, baik di mata orang lain maupun dalam pandangan mereka terhadap diri sendiri. Kata kunci: Instagram, personal branding, Master of Ceremony.
| Item Type: | Thesis (Skripsi(S1)) |
|---|---|
| Subjects: | S1-Skripsi |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Komunikasi 2026 |
| Depositing User: | S.Si Mochamad Yogi |
| Date Deposited: | 06 Jul 2026 08:14 |
| Last Modified: | 06 Jul 2026 08:14 |
| URI: | https://repository.unpas.ac.id/id/eprint/83857 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
