Haq, Rafi Rizalul (2026) POLA KONTEN MARKETING PADA MEDIA SOSIAL TIKTOK (Analisis Teks Semiotika Konten pada Akun @cartiera.id). Skripsi(S1) thesis, FISIP UNPAS.
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (77kB) | Preview |
|
|
Text
LEMBAR PENGESAHAN.pdf Download (440kB) | Preview |
|
|
Text
DAFTAR ISI, TABEL, GAMBAR.pdf Download (119kB) | Preview |
|
|
Text
KATA PENGANTAR.pdf Download (100kB) | Preview |
|
|
Text
COVER.pdf Download (140kB) | Preview |
|
|
Text
ABSTRAK IND, ENG, SUND.pdf Download (91kB) | Preview |
|
|
Text
BAB 1.pdf Download (114kB) | Preview |
|
|
Text
BAB 2.pdf Download (1MB) | Preview |
Abstract
Penelitian ini berjudul Pola Konten Marketing pada Media Sosial TikTok (Analisis Semiotika Roland Barthes pada Akun @cartiera.id). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola konten marketing serta konstruksi makna yang terbentuk melalui tanda-tanda dalam konten TikTok @cartiera.id. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan semiotika Roland Barthes yang meliputi tiga tingkat signifikasi, yaitu denotasi, konotasi, dan mitos. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, studi literatur, dan dokumentasi terhadap konten video. Data penelitian dipilih menggunakan teknik purposive sampling, dengan fokus pada konten periode Juni hingga Desember 2025 serta Januari 2026 yang merepresentasikan pola konten dan dinamika makna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tataran denotasi, konten secara konsisten menampilkan simbol kemewahan melalui elemen visual dan verbal seperti dompet, black card, gadget premium, uang, serta latar tempat elite, yang diperkuat oleh pola dialog khas. Namun, makna literal tersebut dipengaruhi oleh keberadaan figur utama sebagai pusat tanda. Pada tataran konotasi, simbol kemewahan membangun makna status sosial, privilege, dan gaya hidup hedonisme yang dinaturalisasi melalui karakter figur utama yang polos dan natural. Pergantian figur pada periode September hingga Desember menyebabkan makna menjadi tidak konsisten dan kurang autentik, yang juga tercermin dari respons audiens. Pada tataran mitos, penelitian ini menemukan bahwa kemewahan dikonstruksikan sebagai sesuatu yang wajar dan aspiratif, namun sangat bergantung pada figur utama sebagai myth carrier. Mitos terbentuk kuat ketika figur utama hadir, melemah saat figur hilang, dan kembali menguat ketika figur tersebut muncul kembali, yang ditandai dengan meningkatnya engagement dan kepercayaan audiens terhadap konten. Dengan demikian, penelitian ini menunjukkan bahwa keberhasilan konten marketing @cartiera.id tidak hanya ditentukan oleh simbol kemewahan, tetapi oleh konsistensi sistem tanda yang terpusat pada figur sebagai pembawa makna dan mitos. Kata kunci: Konten Marketing, TikTok, Semiotika Roland Barthes, Denotasi, Konotasi, Mitos, Gaya Hidup Hedonisme.
| Item Type: | Thesis (Skripsi(S1)) |
|---|---|
| Subjects: | S1-Skripsi |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Komunikasi 2026 |
| Depositing User: | S.Si Mochamad Yogi |
| Date Deposited: | 01 Jul 2026 06:17 |
| Last Modified: | 01 Jul 2026 06:17 |
| URI: | https://repository.unpas.ac.id/id/eprint/83678 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
