DAMPAK FENOMENA SATIRE DIGITAL #KABURAJADULU TERHADAP KECENDERUNGAN GENERASI MUDA UNTUK BERMIGRASI KE LUAR NEGERI

Amiliandini, Zalwa (2026) DAMPAK FENOMENA SATIRE DIGITAL #KABURAJADULU TERHADAP KECENDERUNGAN GENERASI MUDA UNTUK BERMIGRASI KE LUAR NEGERI. Skripsi(S1) thesis, FISIP UNPAS.

[img]
Preview
Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (275kB) | Preview
[img]
Preview
Text
REFERENSI.pdf

Download (255kB) | Preview
[img]
Preview
Text
KATA PENGANTAR-5.pdf

Download (206kB) | Preview
[img]
Preview
Text
COVER.pdf

Download (247kB) | Preview
[img]
Preview
Text
LEMBAR PENGESAHAN_222030090.pdf

Download (225kB) | Preview
[img]
Preview
Text
ABSTRAK 3 BAHASA.pdf

Download (284kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (334kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB II.pdf

Download (372kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini mengkaji dampak fenomena #KaburAjaDulu terhadap kecenderungan migrasi generasi muda Indonesia. Fenomena #KaburAjaDulu muncul sebagai ekspresi kolektif di platform media sosial seperti X, TikTok, dan Instagram sejak awal tahun 2025, mencerminkan keresahan, ketidakpuasan, serta orientasi migrasi generasi muda terhadap kondisi sosial-ekonomi di dalam negeri. Survei YouGov pada Februari 2025 menunjukkan bahwa sekitar 41% generasi Z di Indonesia mempertimbangkan untuk bekerja atau tinggal di luar negeri, yang mengindikasikan bahwa fenomena ini berpotensi berimplikasi nyata terhadap meningkatnya kecenderungan migrasi Bertujuan untuk memahami secara mendalam bagaimana generasi muda Indonesia memaknai fenomena #KaburAjaDulu sebagai pilihan hidup, mengidentifikasi persoalan sosial yang melatarbelakangi orientasi tersebut, serta menganalisis sejauh mana pemaknaan kolektif yang berkembang di ruang digital berimplikasi terhadap kecenderungan migrasidi Indonesia. Secara khusus, penelitian ini berupaya mengungkap mekanisme sosial yang menghubungkan ekspresi digital generasi muda dengan potensi perpindahan tenaga terampil ke luar negeri, melalui penelusuran motif, pengalaman hidup, dan pemaknaan subjektif yang dibentuk dalam konteks globalisasi dan digitalisasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologi, berlandaskan kerangka fenomenologi sosial Alfred Schutz yang menelusuri tiga dimensi utama: motif tindakan (because motive dan in order to motive), pengalaman hidup (lived experience), dan pemaknaan dari dari generasi Z dan Milenial yang menyuarakan #KaburAjaDulu, generasi muda Indonesia yang telah bekerja di luar negeri, serta perwakilan lembaga pelatihan kerja. Dari penelitian ini melihat bahwa because motive generasi muda berupa ketimpangan pasar kerja, upah yang tidak layak, dan kekecewaan terhadap sistem sosial-politik, sementara in order to motive diwujudkan dalam aspirasi untuk memperoleh kesejahteraan, pengakuan profesional, dan kualitas hidup yang lebih baik di luar negeri. Media sosial berperan sebagai ruang luas yang mengubah keresahan personal menjadi wacana kolektif dan memperkuat orientasi migrasi melalui proses expanded lifeworld. Pemaknaan terhadap #KaburAjaDulu bergeser dari kritik sosial menjadi strategi hidup yang dinormalisasi, yang secara sistematis mendorong kecenderungan migrasi generasi muda Indonesia. Kata kunci: #KaburAjaDulu, Generasi Muda Indonesia, Fenomenologi Sosial Alfred Schutz, Migrasi Internasional, Media Sosial

Item Type: Thesis (Skripsi(S1))
Subjects: S1-Skripsi
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Hubungan Internasional 2026
Depositing User: S.Si Mochamad Yogi
Date Deposited: 01 Jul 2026 04:43
Last Modified: 01 Jul 2026 04:43
URI: https://repository.unpas.ac.id/id/eprint/83677

Actions (login required)

View Item View Item