AKSESIBILITAS SARANA DAN PRASARANA BAGI PEGAWAI PENYANDANG DISABILITAS NETRA DI DINAS SOSIAL KOTA BANDUNG

NAYLA, HILWA (2026) AKSESIBILITAS SARANA DAN PRASARANA BAGI PEGAWAI PENYANDANG DISABILITAS NETRA DI DINAS SOSIAL KOTA BANDUNG. Skripsi(S1) thesis, FISIP UNPAS.

[img]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (264kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf

Download (227kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Kata Pengantar.pdf

Download (273kB) | Preview
[img]
Preview
Text
cover.pdf

Download (82kB) | Preview
[img]
Preview
Text
lembar pengesahan.pdf

Download (92kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (289kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab II.pdf

Download (385kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab I.pdf

Download (300kB) | Preview

Abstract

Aksesibilitas sarana dan prasarana merupakan faktor krusial dalam mewujudkan lingkungan kerja yang inklusif, khususnya bagi pegawai penyandang disabilitas netra. Keterbatasan dalam hal penglihatan menyebabkan pegawai menghadapi tantangan dalam mobilitas, pemahaman ruang, dan pemanfaatan fasilitas kerja. Dinas Sosial Kota Bandung sebagao institusi yang mengamban tanggung jawab di bidang kesejahetraan sosial seharusnya menjadi contoh penerapan prinsip inklusivitas, namun hasil pengamatan awal menunjukkan bahwa aksesibilitas di lingkungan krja tersebut belum sepenuhnya optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aksesibilitas sarana dan prasarana bagi pegawai penyandang disabilitas netra di Dinas Sosial Kota Bandung, mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya, serta mendeskripsikan upaya yang dilakukan untuk mengatasi hambatan tersebut. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik purposive sampling, melibatkan lima informan yang terdiri dari pegawai penyandang disabilitas netra, pegawai non- disabilitas, dan pihak kesekretariatan selaku pengelola sarana dan prasarana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aksesibilitas belum sepenuhnya optimal dari sisi fasilitas fisik maupun teknologi. Keterbatasan pada mobilitas, penunjuk arah, dan akses informasi dalam situasi tertentu. Faktor pendukung meliputi dukungan sosial rekan kerja, lingkungan kerja yang inklusif, dan kemampuan adaptasi individu. Faktor penghambat mencakip keterbatasan fisik, minimnya penunjuk arah, serta terbatasnya akses informan dan dokumen kerja. Hambatan diatasi melalui adaptasi mandiri, dukungan sosial, pemanfaatan elemen lingkungan sebagai patokan, serta penggunaan smartphone dengan aplikasi pembaca layar. Penelitian ini menyimpulkan bahwa aksesibilitas tidak hanya mencakup fasilitas fisik, tetapi juga sistem informasi, teknologi, dan budaya organisasi yang inklusif. Kata Kunci: aksesibilitas, sarana dan prasarana, disabilitas netra, lingkungan kerja inklusif, Dinas Sosial Kota Bandung.

Item Type: Thesis (Skripsi(S1))
Subjects: S1-Skripsi
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Kesejahteraan Sosial 2026
Depositing User: S.Si Mochamad Yogi
Date Deposited: 09 Jun 2026 01:58
Last Modified: 09 Jun 2026 01:58
URI: https://repository.unpas.ac.id/id/eprint/83500

Actions (login required)

View Item View Item