ANALISIS KEMAMPUAN PENALARAN MATEMATIS DAN KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA SEKOLAH MENENGAH MELALUI MODEL PROBLEM-BASED LEARNING (PBL)

ANISUL MUTAWAHIS, 175050024 (2021) ANALISIS KEMAMPUAN PENALARAN MATEMATIS DAN KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA SEKOLAH MENENGAH MELALUI MODEL PROBLEM-BASED LEARNING (PBL). Skripsi(S1) thesis, FKIP UNPAS.

[img]
Preview
Text
ANISUL_ABSTRAK INDONESIA.pdf

Download (11kB) | Preview
[img]
Preview
Text
ANISUL_ABSTRAK INGGRIS.pdf

Download (78kB) | Preview
[img]
Preview
Text
ANISUL_ABSTRAK SUNDA.pdf

Download (50kB) | Preview
[img]
Preview
Text
ANISUL_BAB I.pdf

Download (302kB) | Preview
[img]
Preview
Text
ANISUL_BAB II.pdf

Download (398kB) | Preview
[img] Text
ANISUL_BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (458kB)
[img] Text
ANISUL_BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (192kB)
[img] Text
ANISUL_BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (38kB)
[img]
Preview
Text
ANISUL_DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (168kB) | Preview
Official URL: https://fkip.unpas.ac.id/

Abstract

Penelitian dengan pendekatan kualitatif ini merupakan penelitian yang memberikan informasi mengenai kegiatan pembelajaran matematika pada siswa sekolah menengah pertama maupun sekolah menengah atas dengan model Problem-Based Learning (PBL) yang ditinjau berdasarkan kemampuan penalaran matematis dan kemandirian belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan kemampuan penalaran matematis siswa melalui model PBL; (2) mendeskripsikan kemandirian belajar siswa melalui model PBL; (3) mendeskripsikan efektiviras pembelajaran PBL terhadap kemampuan penalaran matematis. Jenis dari penelitian ini yaitu studi kepustakaan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu editing, organizing dan finding. Teknik analisis yang digunakan diantaranya yaitu induktif, interpretatif dan komparatif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) ketercapaian indikator penalaran matematis melalui model PBL cukup signifikan. Indikator dengan capaian terbesar pada tingkat sekolah menengah pertama yaitu indikator menggunakan penalaran pada pola dan sifat (analogi) sedangkan pada sekolah menengah atas yakni indikator membuat dugaan dan pembuktian; (2) model PBL dapat meningkatkan kemandirian belajar siswa ditinjau berdasarkan nilai rata-rata dan indikator. Dengan indikator tertinggi yakni indikator menunjukkan inisiatif belajar ; (3) berdasarkan skor pre-test dan post-test, nilai rata-rata, skor N-Gain serta koefisien determinasi, menunjukkan model PBL dapat meningkatkan kemampuan penalaran matematis siswa. Adanya pengaruh antara model PBL terhadap kemampuan penalaran matematis siswa dilihat dari koefisien determinasinya. Kata kunci : Kemampuan Penalaran Matematis, Kemandirian Belajar, PBL

Item Type: Thesis (Skripsi(S1))
Subjects: S1-Skripsi
Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Matematika 2021
Depositing User: Iyas -
Date Deposited: 18 Oct 2021 04:32
Last Modified: 18 Oct 2021 04:32
URI: http://repository.unpas.ac.id/id/eprint/53171

Actions (login required)

View Item View Item