KOLABORASI PENANGANAN KEBIJAKAN CITARUM HARUM DI KABUPATEN BANDUNG

Yayan Andri, NPM. 188010028 (2020) KOLABORASI PENANGANAN KEBIJAKAN CITARUM HARUM DI KABUPATEN BANDUNG. Thesis(S2) thesis, UNIVERSITAS PASUNDAN.

[img] Text
Yayan Andri_MIA copy.docx

Download (29kB)

Abstract

Penelitian ini berdasarkan atas besarnya kerugian yang di derita akibat tercemarnya Sungai Citarum puluhan tahun lamanya. Mulai dari keruksakan di daerah aliran sungai (DAS) Citarum Hulu hingga pencemaran limbah industri dan sampah domestik. Belum lagi, bencana banjir akibat luapan Sungai serta sedimentasi yang kerap terjadi di Cekungan Bandung Khususnya Baleendah dan Dayeuhkolot. Selama ini, fokus pembenahan hanya pada kebijakan pemulihan, sehingga, indikasi program yang dicanangkan tampak tidak sebanding total keruksakan yang ada. Sejumlah program dan rencana aksi yang telah dilakukan dalam pengelolaan Sungai Citarum sudah melibatkan banyak pihak serta banyak program kebijakan telah di gulirkan oleh pemerintah, tapi belum bisa menyelesaikan permasalahan yang terjadi pada Sungai Citarum yang mengakibatkan Banjir selalu melanda cekungan Bandung. Permasalahan pokok dalam penelitian ini adalah Kolaborasi Penanganan Kebijakan yang telah di gulirkan kembali oleh pemerintah yaitu Program Citarum Harum yang melibatkan banyak pihak dalam penanganan permasalahan yang terjadi pada Sungai Citarum. Sehingga dengan kolaborasi program ini dapat menyelesaikan permasalahan pada Sungai Citarum Secara optimal. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah deskriptif analisis dengan jenis penelitiannya adalah kualitatif. Pendekatan kualitatif dipilih dengan pertimbangan bahwa metode ini diharapkan dapat diperoleh data yang sebenar-benarnya dan mampu mengkaji masalah penelitian secara mendalam sehingga dapat diperoleh hasil yang di harapkan. Penggunaan pendekatan penelitian kualitatif ini di rasakan sangat tepat dalam studi ilmu administrasi publik. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah berdasarkan teori Ansell dan Gash (2007:558-561) Proses yang harus di lakukan melalui tahapan-tahapan Kolaborasi Proses dalam penanganan kebijakan Citarum Harum di lakukan melalui tahap 1).Face to face dialogue, 2).Trus Building, 3). Commitment to the process, 4). Shared Understanding, 5). Intermediate outcomes. Berdasarkan hasil penelitian kolaborasi dalam penanganan kebijakan Citarum Harum yang di lakukan oleh Dinas Lingsungan Hidup Provinsi Jawa Barat, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bandung, Sektor 6 Citarum Harum, Pihak Swasta Bank Sampah Bersinar, Akademisi Telkom University, Pegiat Lingkungan Walhi Jawa Barat, Tokoh Masyarakat Ketua RW 21 serta masyarakat sudah berjalan dengan baik walupun belum optimal berdasarkan kerangka kerja proses Kolaborasi yang di kemukakan Ansell dan Gash. Kemudian model kolaborasi yang sesuai untuk diterapkan dalam penanganan kebijakan Citarum harum di dasarkan atas kerangka berpikir yang mengarah pada perubahan mainset dan prilaku secara utuh, melakukan langkah-langkah penanganan secara kolaboratif. Kata Kunci : Kolaborasi, Kebijakan Citarum Harum

Item Type: Thesis (Thesis(S2))
Subjects: RESEARCH REPORT
Divisions: Pascasarjana > S2-Administrasi dan Kebijakan Publik 2018
Depositing User: asep suryana
Date Deposited: 06 Aug 2020 03:33
Last Modified: 06 Aug 2020 03:33
URI: http://repository.unpas.ac.id/id/eprint/48556

Actions (login required)

View Item View Item