KOMUNIKASI ANTAR PRIBADI PADA PENDAMPINGDAN KORBAN PENYALAHGUNAAN NAPZA(NARKOTIKA, PSIKOTROPIKA & ZAT ADIKTIF)

Teven Patta Azhar, 132050083 (2017) KOMUNIKASI ANTAR PRIBADI PADA PENDAMPINGDAN KORBAN PENYALAHGUNAAN NAPZA(NARKOTIKA, PSIKOTROPIKA & ZAT ADIKTIF). Skripsi(S1) thesis, PERPUSTAKAAN.

[img] Text
COVER SIDANG.docx

Download (56kB)
[img] Text
abstrak daftar isi daftar lampiran.docx

Download (29kB)
[img] Text
BAB I Teven.docx

Download (25kB)
[img] Text
BAB II Teven.docx

Download (94kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA Teven.docx

Download (16kB)
[img] Text
Doc1.docx

Download (334kB)

Abstract

Penelitian ini berjudul “Komunikasi Antar Pribadi Pada Pendamping Dan Korban Penyalahgunaan NAPZA (Narkoba, Psikotropika & Zat Adiktif)”. Komunikasi antar pribadi yang berlangsung antara dua individu atau lebih yang dapat berlangsung secara tatap muka (face to face). Dan mempunyai ciri-ciri seperti: Keterbukaan, Empati, Dukungan, Rasa Positif dan Kesamaan. Oleh karena itu, peneliti tertarik untuk meneliti mengenai Komunikasi Antar Pribadi Pada Pendamping Dan Korban Penyalahgunaan NAPZA (Narkoba, Psikotropika & Zat Adiktif) Di Balai Rehabilitasi Sosial Pamardhi Putra Lembang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui komunikasi antar pribadi yang dilakukan oleh pendamping pada korban penyalahgunaan NAPZA di Balai Rehabilitasi Sosial Pamardhi Putra Lembang. Peneliti juga ingin mengetahui bagaimana proses pemulihan korban yang dilakukan oleh pendamping dengan melalui ciri-ciri komunikasi antar pribadi seperti: Keterbukaan, Empati, Dukungan, Rasa Positif dan Kesamaan. Metode yang digunakan oleh peneliti adalah deskriptif kualitatif dengan cara melakukan wawancara secara mendalam kepada informan atau narasumber yang berada dilokasi penelitian. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, maka peneliti mencoba menarik kesimpulan bahwa komunikasi antar pribadi yang dilakukan oleh pendamping pada korban penyalahgunaan NAPZA merupakan sebuah bimbingan untuk memberikan motivasi akan kemampuan penguatan peningkatan kepercayaan diri. Pendampingan dari para ahli pun diberikan, yaitu berupa Psikolog, kemudian pengenalan kegiatan Rohani dan Jasmani diterapkan kepada setiap klien. Klien diberikan pelatihan sesuai yang diminati seperti: Otomotif, Baber Shop, Menjahit, Sablon pakaian dan lain-lain. Saran dari peneliti ada baiknya penambahan pendamping atau konselor sehingga ketika dalam proses pendampingan dapat memperpanjang prekuensi waktu pertemuan dengan para klien. Peningkatan sosialisasi kepada setiap daerah baik itu Kabupaten atau Kota.

Item Type: Thesis (Skripsi(S1))
Subjects: S1-Skripsi
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Komunikasi 2017
Depositing User: Mr Iwan Ridwan Iwan
Date Deposited: 06 Oct 2017 06:38
Last Modified: 06 Oct 2017 06:38
URI: http://repository.unpas.ac.id/id/eprint/30354

Actions (login required)

View Item View Item