REORIENTASI KEPENTINGAN AMERIKA SERIKAT TERHADAP PARIS AGREEMENT DITINJAU MELALUI POLIHEURISTIC THEORY

Melodya, Shalimar (2026) REORIENTASI KEPENTINGAN AMERIKA SERIKAT TERHADAP PARIS AGREEMENT DITINJAU MELALUI POLIHEURISTIC THEORY. Skripsi(S1) thesis, FISIP UNPAS.

[img]
Preview
Text
Kata pengantar.pdf

Download (94kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Lembar pengesahan (1).pdf

Download (96kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Abstrak 3 bahasa.pdf

Download (110kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar pustaka.pdf

Download (142kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Halaman pernyataan.pdf

Download (54kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (125kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab II.pdf

Download (343kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab I.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Penelitian ini berfokus pada analisis reorientasi kepentingan Amerika Serikat terhadap Paris Agreement yang tercermin melalui perubahan kebijakan luar negeri pada masa pemerintahan Donald Trump dan Joe Biden. Meskipun kedua pemerintahan menghadapi rezim iklim internasional yang relatif sama, kebijakan yang diambil menunjukkan arah yang bertolak belakang. Donald Trump memutuskan menarik Amerika Serikat dari Paris Agreement, sedangkan Joe Biden mengembalikan keanggotaan Amerika Serikat melalui kebijakan rejoin. Penelitian ini berangkat dari asumsi bahwa perubahan tersebut tidak semata-mata mencerminkan perubahan kepentingan nasional, melainkan perubahan orientasi kepentingan yang dipengaruhi oleh karakteristik pemimpin dan pertimbangan rasional negara dalam proses pengambilan keputusan. Untuk menjelaskan fenomena tersebut, penelitian ini menggunakan Poliheuristic Theory dengan mengintegrasikan analisis individual traits dan rasionalitas negara sebagai dua tahapan dalam proses pengambilan keputusan kebijakan luar negeri. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis explanatory research berbasis studi kepustakaan dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa reorientasi kepentingan Amerika Serikat terhadap Paris Agreement merupakan konsekuensi dari perubahan preferensi politik dan persepsi pemimpin terhadap perubahan iklim yang kemudian dipadukan dengan perhitungan rasional mengenai kepentingan ekonomi, politik domestik, dan posisi internasional Amerika Serikat. Dengan demikian, penelitian ini menunjukkan bahwa perubahan kebijakan Amerika Serikat terhadap Paris Agreement lebih tepat dipahami sebagai hasil interaksi antara karakteristik individu pemimpin dan rasionalitas negara sebagaimana dijelaskan dalam Poliheuristic Theory, daripada semata-mata sebagai respons terhadap perubahan struktur internasional. Kata Kunci: Reorientasi Kepentingan, Amerika Serikat, Perjanjian Paris, Teori Poliheuristik, Pengambilan Keputusan dalam Kebijakan Luar Negeri.

Item Type: Thesis (Skripsi(S1))
Subjects: S1-Skripsi
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Hubungan Internasional 2026
Depositing User: S.Si Mochamad Yogi
Date Deposited: 01 Oct 2026 03:43
Last Modified: 01 Oct 2026 03:43
URI: https://repository.unpas.ac.id/id/eprint/84996

Actions (login required)

View Item View Item