Kewenangan Notaris Untuk Melakukan Penahanan Salinan Akta Ketika Klien Tidak Dapat Membayar Honorarium

Noviana Noer Musthofa, Hanna (2026) Kewenangan Notaris Untuk Melakukan Penahanan Salinan Akta Ketika Klien Tidak Dapat Membayar Honorarium. Thesis(S2) thesis, UNIVERSITAS PASUNDAN.

[img]
Preview
Text
hanna.pdf

Download (265kB) | Preview

Abstract

Undang-Undang Jabatan Notaris mengatur kewajiban Notaris menyerahkan salinan akta, namun dalam praktiknya kewajiban tersebut menimbulkan persoalan ketika klien belum membayar honorarium Notaris, sehingga terdapat permasalahan mengenai perlindungan dan kepastian hukum bagi Notaris atas hak honorarium, sehingga peneliti mengkaji mekanisme perlindungan hukum terhadap Notaris dalam keadaan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif-analitis yang menggambarkan pelaksanaan objek penelitian. Metode yang digunakan adalah pendekatan yuridis normatif, yang mencakup teori hukum, asas hukum, dan norma hukum. Data yang diperoleh dari sumber sekunder dan primer dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kewenangan Notaris untuk melakukan penahanan salinan akta ketika klien tidak dapat membayar honorarium berdasarkan Undang-Undang Jabatan Notaris dan Kode Etik Notaris 2025 tidak memiliki dasar kewenangan yang sah karena Pasal 15 ayat (1) dan Pasal 54 ayat (1) Undang-Undang Jabatan Notaris memberikan salinan akta kepada pihak yang berkepentingan, serta Pasal 14 huruf b angka 2 Kode Etik Notaris 2025 melarang Notaris melakukan penahanan dokumen sebagai bentuk tekanan terhadap klien. Dan akibat hukum terhadap penahanan salinan akta oleh Notaris karena tidak terbayarkannya honorarium Notaris adalah tindakan tersebut merupakan perbuatan yang bertentangan dengan kewajiban jabatan Notaris untuk memberikan salinan akta kepada pihak yang berkepentingan sebagaimana diatur dalam Pasal 54 ayat (1) dan Pasal 16 ayat (1) huruf b Undang-Undang Jabatan Notaris, sehingga dapat menimbulkan sanksi administratif berdasarkan Pasal 16 ayat (11) Undang-Undang Jabatan Notaris serta sanksi etik berdasarkan Pasal 28 ayat (6) Kode Etik Notaris 2025.

Item Type: Thesis (Thesis(S2))
Divisions: Pascasarjana > S2-Magister Kenotariatan 2026
Depositing User: Mr soeryana soeryana
Date Deposited: 25 Sep 2026 04:44
Last Modified: 25 Sep 2026 04:44
URI: https://repository.unpas.ac.id/id/eprint/84897

Actions (login required)

View Item View Item