ANALISIS KINERJA APARATUR SIPIL NEGARA PADA DINAS PENGENDALIAN PENDUDUK DAN KELUARGA BERENCANA DI KABUPATEN KARAWANG

NURAENI, CICI (2026) ANALISIS KINERJA APARATUR SIPIL NEGARA PADA DINAS PENGENDALIAN PENDUDUK DAN KELUARGA BERENCANA DI KABUPATEN KARAWANG. Thesis(S2) thesis, UNIVERSITAS PASUNDAN.

[img]
Preview
Text
CICI NURAENI NPM 248010009.pdf

Download (553kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) pada Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Karawang dalam mendukung keberhasilan Program Bangga Kencana melalui Kampung Keluarga Berkualitas, mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat kinerja ASN, serta menganalisis upaya yang dilakukan DPPKB Kabupaten Karawang dalam meningkatkan kinerja aparatur. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peran ASN, khususnya Penyuluh Keluarga Berencana, dalam menerjemahkan kebijakan Program Bangga Kencana ke dalam kegiatan pembinaan, penyuluhan, pendampingan, fasilitasi, koordinasi, serta pemberdayaan masyarakat di tingkat wilayah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, sedangkan pemilihan informan dilakukan secara purposive berdasarkan keterlibatan dan pengetahuan informan terhadap pelaksanaan Program Bangga Kencana dan Kampung Keluarga Berkualitas. Analisis kinerja menggunakan konsep kinerja Bernardin dan Russell yang meliputi kualitas, kuantitas, ketepatan waktu, efektivitas biaya, kebutuhan terhadap pengawasan, dan dampak interpersonal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja ASN DPPKB Kabupaten Karawang dalam mendukung Program Bangga Kencana melalui Kampung Keluarga Berkualitas telah berjalan cukup baik, meskipun masih menghadapi berbagai keterbatasan. ASN mampu melaksanakan tugas pembinaan, penyuluhan, pendampingan, koordinasi, pendataan, pelaporan, serta fasilitasi kegiatan di masyarakat. Faktor pendukung kinerja meliputi komitmen pimpinan, kompetensi ASN, dukungan pemerintah desa, keaktifan kader, koordinasi lintas sektor, partisipasi masyarakat, serta pemanfaatan teknologi informasi. Sementara itu, faktor penghambat meliputi keterbatasan jumlah tenaga Penyuluh KB, luasnya wilayah binaan, beban kerja administratif, keterbatasan anggaran dan sarana prasarana, kendala jaringan internet, serta perbedaan tingkat partisipasi masyarakat dan dukungan pemerintah desa. Dalam meningkatkan kinerja ASN, DPPKB melakukan berbagai upaya melalui peningkatan kompetensi, pembinaan, monitoring dan evaluasi, penguatan koordinasi lintas sektor, pemanfaatan teknologi informasi, penguatan peran kader dan pemerintah desa, penerapan pendekatan komunikasi yang adaptif, optimalisasi sumber daya, serta penataan beban kerja. Penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan kinerja ASN tidak hanya bergantung pada kemampuan individu, tetapi juga membutuhkan dukungan organisasi dan kolaborasi berbagai pemangku kepentingan. Oleh karena itu, penguatan kapasitas ASN, pemerataan beban kerja, peningkatan dukungan operasional, penguatan kelembagaan Kampung Keluarga Berkualitas, serta koordinasi lintas sektor secara berkelanjutan diperlukan untuk meningkatkan keberhasilan Program Bangga Kencana di Kabupaten Karawang.

Item Type: Thesis (Thesis(S2))
Divisions: Pascasarjana > S2-Administrasi dan Kebijakan Publik 2026
Depositing User: Mr soeryana soeryana
Date Deposited: 24 Sep 2026 01:45
Last Modified: 24 Sep 2026 01:45
URI: https://repository.unpas.ac.id/id/eprint/84867

Actions (login required)

View Item View Item