Rusydi, Muhammad Alif (2026) REPRESENTASI KOMUNIKASI VISUAL PROSTREET INDONESIA DALAM CITRA PRODUK JAKET RIDING PROSTREET CLAYMORE. Skripsi(S1) thesis, FISIP UNPAS.
|
Text
12.DAFTAR ISI.pdf Download (173kB) | Preview |
|
|
Text
3.ABSTRAK 3 BAHASA.pdf Download (261kB) | Preview |
|
|
Text
11.KATA PENGANTAR.pdf Download (164kB) | Preview |
|
|
Text
2. LEMBAR PERSETUJUAN.pdf Download (120kB) | Preview |
|
|
Text
1.COVER.pdf Download (155kB) | Preview |
|
|
Text
5.BAB II.pdf Download (305kB) | Preview |
|
|
Text
4.BAB I.pdf Download (233kB) | Preview |
|
|
Text
9.DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (169kB) | Preview |
Abstract
Perkembangan industri apparel otomotif di Indonesia mendorong persaingan antarmerek dalam membangun citra produk melalui komunikasi visual. Jaket riding tidak lagi dipandang hanya sebagai perlengkapan keselamatan berkendara, tetapi juga sebagai representasi identitas, gaya hidup, dan karakter penggunanya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi komunikasi visual Prostreet Indonesia dalam membentuk citra produk Jaket Riding Prostreet Claymore melalui proses encoding, decoding, dan product image. Penelitian ini menggunakan paradigma konstruktivisme dengan pendekatan kualitatif deskriptif serta berlandaskan Teori Representasi Stuart Hall dan konsep product image menurut Philip Kotler dan Kevin Lane Keller. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi dengan informan yang terdiri atas pemilik, tim kreatif, fotografer, videografer, desainer, serta konsumen Prostreet Indonesia. Analisis data menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tahap encoding, Prostreet Indonesia merepresentasikan Jaket Riding Prostreet Claymore melalui strategi komunikasi visual yang memanfaatkan desain produk, fotografi, videografi, logo, warna, tipografi, media sosial Instagram, identitas merek, serta penggunaan brand ambassador secara konsisten untuk menggambarkan produk sebagai technical riding gear yang mengutamakan kualitas, keselamatan, kenyamanan, dan karakter visual yang kuat. Pada tahap decoding, khalayak memberikan pemaknaan yang beragam berdasarkan pengalaman, pengetahuan, kebutuhan, dan latar belakang masing-masing, namun secara umum memandang Prostreet Claymore sebagai jaket riding yang berkualitas, aman, nyaman, serta memiliki identitas merek yang kuat. Proses tersebut selanjutnya membentuk product image yang positif, ditandai dengan meningkatnya kepercayaan konsumen terhadap kualitas produk, persepsi bahwa Prostreet Claymore mampu bersaing dengan merek lain di industri apparel otomotif, serta diperkuat oleh konsistensi komunikasi visual dan penggunaan brand ambassador. Temuan penelitian menunjukkan bahwa representasi komunikasi visual yang dibangun secara konsisten mampu membentuk makna yang selaras antara produsen dan khalayak, memperkuat citra produk di benak konsumen, serta memberikan kontribusi terhadap peningkatan minat dan penjualan Jaket Riding Prostreet Claymore. Kata Kunci: Representasi, Komunikasi Visual, Encoding, Decoding, Product Image, Prostreet Indonesia, Jaket Riding Prostreet Claymore
| Item Type: | Thesis (Skripsi(S1)) |
|---|---|
| Subjects: | S1-Skripsi |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Komunikasi 2026 |
| Depositing User: | S.Si Mochamad Yogi |
| Date Deposited: | 23 Sep 2026 08:16 |
| Last Modified: | 23 Sep 2026 08:16 |
| URI: | https://repository.unpas.ac.id/id/eprint/84854 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
