Viona Arnetha, 224010405 and Dr. Erik Syawal Alghifari, SE.,MM, Pembimbing (2026) PENGARUH INFLUENCER ATTRIBUTES DAN SOCIAL MEDIA MARKETING TERHADAP PURCHASE INTENTION SKINCARE LOKAL DI BANDUNG: PERAN FOLLOWER’S PERCEPTION SEBAGAI MEDIATOR (Survei pada Pengguna E-Commerce Shopee). Skripsi(S1) thesis, Universitas Pasundan Bandung.
|
Text
COVER.pdf Download (205kB) | Preview |
|
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (242kB) | Preview |
|
|
Text
ABSTRACT.pdf Download (192kB) | Preview |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (1MB) | Preview |
|
|
Text
BAB II.pdf Download (400kB) | Preview |
|
|
Text
BAB III.pdf Download (405kB) | Preview |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (202kB) | Preview |
Abstract
ABSTRAK Industri skincare lokal di Indonesia mengalami pertumbuhan yang pesat seiring meningkatnya penggunaan media sosial dan marketplace sebagai sarana pemasaran digital. Namun, intensitas promosi melalui influencer dan aktivitas social media marketing belum tentu mampu mendorong niat pembelian konsumen secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh influencer attributes dan social media marketing terhadap purchase intention skincare lokal di Bandung dengan follower’s perception sebagai variabel mediasi. Landasan teori yang digunakan meliputi influencer attributes menurut Masuda, Han, dan Lee (2022), social media marketing menurut Godey et al. (2016), follower’s perception menurut Belanche et al. (2021), serta purchase intention menurut Wang (2023). Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik survei terhadap 100 responden yang pernah melihat atau memperoleh informasi produk skincare lokal melalui media sosial dan influencer. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) dengan bantuan software SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa influencer attributes dan social media marketing secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap purchase intention. Social media marketing terbukti berperan dalam meningkatkan niat pembelian konsumen, sedangkan influencer attributes tidak berpengaruh signifikan secara langsung terhadap purchase intention. Temuan penelitian juga menunjukkan bahwa follower’s perception berperan penting dalam menjelaskan hubungan antara aktivitas pemasaran digital dan niat pembelian konsumen. Nilai koefisien determinasi menunjukkan bahwa sebesar 43,4% variasi purchase intention dapat dijelaskan oleh variabel influencer attributes, social media marketing, dan follower’s perception. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan efektivitas pemasaran digital pada industri skincare lokal perlu didukung oleh aktivitas social media marketing yang berkualitas serta pembentukan persepsi positif pengikut untuk meningkatkan purchase intention konsumen. Kata kunci: influencer attributes, social media marketing, follower’s perception, purchase intention, skincare lokal.
| Item Type: | Thesis (Skripsi(S1)) |
|---|---|
| Subjects: | S1-Skripsi |
| Divisions: | Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Manajemen 2022 |
| Depositing User: | Mr FEB-Parid - |
| Date Deposited: | 23 Sep 2026 03:12 |
| Last Modified: | 23 Sep 2026 03:12 |
| URI: | https://repository.unpas.ac.id/id/eprint/84840 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
