Bakhrudin (2026) KEBIJAKAN HUKUM PIDANA INDONESIA TERHADAP PENYALAHGUNAAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE DALAM PRODUKSI KONTEN ILEGAL. Thesis(S2) thesis, UNIVERSITAS PASUNDAN.
|
Text
Bakhrudin .pdf Download (206kB) | Preview |
Abstract
Perkembangan Artificial Intelligence (AI) telah membawa perubahan signifikan dalam berbagai bidang kehidupan, khususnya dalam komunikasi dan produksi konten digital. Selain memberikan manfaat bagi perkembangan teknologi, AI juga membuka peluang penyalahgunaan untuk menghasilkan konten ilegal, seperti deepfake pornography, manipulasi identitas digital, penyebaran disinformasi, pelanggaran hak cipta, dan pelanggaran privasi. Kondisi tersebut menjadi tantangan bagi hukum pidana Indonesia karena perkembangan teknologi AI berlangsung lebih cepat dibandingkan kemampuan regulasi dalam memberikan kepastian hukum. Penelitian ini bertujuan menganalisis tiga permasalahan utama, yaitu kebijakan hukum pidana Indonesia dalam mengatur dan merespons penyalahgunaan AI dalam produksi konten ilegal, penerapan asas legalitas terhadap kejahatan berbasis AI, serta model kebijakan hukum pidana yang ideal dalam mencegah dan menanggulangi penyalahgunaan AI pada masa mendatang. Metode penelitian yang digunakan adalah socio-legal research dengan spesifikasi deskriptif-analitis. Penelitian ini menggunakan pendekatan perundang- undangan (statute approach), pendekatan konseptual (conceptual approach), pendekatan perbandingan (comparative approach), dan pendekatan empiris melalui wawancara dengan aparat penegak hukum, akademisi, serta pihak terkait. Data penelitian diperoleh melalui studi kepustakaan dan penelitian lapangan yang dianalisis secara kualitatif.
| Item Type: | Thesis (Thesis(S2)) |
|---|---|
| Depositing User: | Mr soeryana soeryana |
| Date Deposited: | 17 Sep 2026 01:22 |
| Last Modified: | 17 Sep 2026 01:22 |
| URI: | https://repository.unpas.ac.id/id/eprint/84777 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
