FORMULASI BAHAN PAKAN ORGANIK CAMPURAN FERMENTASI DAUN KELOR (Moringa oleifera Lam.), DEDAK, DAN TEPUNG JAGUNG (Zea mays L.) UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PROTEIN TELUR PUYUH (Coturnix japonica)

AMARDA SELLY WAISYA, 225040016 (2026) FORMULASI BAHAN PAKAN ORGANIK CAMPURAN FERMENTASI DAUN KELOR (Moringa oleifera Lam.), DEDAK, DAN TEPUNG JAGUNG (Zea mays L.) UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PROTEIN TELUR PUYUH (Coturnix japonica). Skripsi(S1) thesis, FKIP UNPAS.

[img]
Preview
Text
COVER.pdf

Download (280kB) | Preview
[img]
Preview
Text
LEMBAR PENGESAHAN.pdf

Download (420kB) | Preview
[img]
Preview
Text
ABSTRAK.pdf

Download (331kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (334kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB II.pdf

Download (527kB) | Preview
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (399kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (460kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (300kB)
[img]
Preview
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (288kB) | Preview
Official URL: https://fkip.unpas.ac.id/

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perlunya alternatif pakan berbasis bahan lokal yang mampu meningkatkan kualitas protein telur puyuh (Coturnix japonica). Daun kelor (Moringa oleifera Lam.) berpotensi sebagai sumber protein nabati, sedangkan dedak padi dan tepung jagung (Zea mays L.) dapat digunakan sebagai bahan penyusun ransum. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh formulasi bahan pakan organik campuran fermentasi daun kelor, dedak padi, dan tepung jagung terhadap kualitas protein telur puyuh. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan pendekatan kuantitatif menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL), terdiri atas empat perlakuan dan empat ulangan. Perlakuan terdiri atas P0/K tanpa daun kelor fermentasi, P1 dengan 5% daun kelor fermentasi, P2 dengan 10% daun kelor fermentasi, dan P3 dengan 15% daun kelor fermentasi. Parameter utama yang diamati adalah kadar protein telur puyuh yang dianalisis menggunakan metode Kjeldahl. Data dianalisis menggunakan ANOVA dan uji lanjut Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa formulasi pakan organik berpengaruh signifikan terhadap kualitas protein telur puyuh dengan nilai F hitung sebesar 5,289 dan signifikansi 0,015. Perlakuan P3 menghasilkan rata-rata kadar protein tertinggi, yaitu 14,3950%. Dengan demikian, formulasi pakan dengan 15% daun kelor fermentasi, 42,5% tepung jagung, dan 42,5% dedak padi merupakan perlakuan terbaik dalam meningkatkan kualitas protein telur puyuh. Kata kunci: daun kelor fermentasi, dedak padi, tepung jagung, protein telur, puyuh.

Item Type: Thesis (Skripsi(S1))
Subjects: S1-Skripsi
Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Biologi 2026
Depositing User: E. Nurhayati Djaroni
Date Deposited: 21 Aug 2026 06:19
Last Modified: 21 Aug 2026 06:19
URI: https://repository.unpas.ac.id/id/eprint/84610

Actions (login required)

View Item View Item