REFORMULASI STRATEGI PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA DALAM UPAYA PENINGKATAN KINERJA PENYULUH PERTANIAN Dl JAWA BARAT ( STUDI KASUS Dl DINAS TANAMAN PANGAN DAN HORTIKULUTURA PROVINSI JAWA BARAT).

Karmina, Mira (2026) REFORMULASI STRATEGI PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA DALAM UPAYA PENINGKATAN KINERJA PENYULUH PERTANIAN Dl JAWA BARAT ( STUDI KASUS Dl DINAS TANAMAN PANGAN DAN HORTIKULUTURA PROVINSI JAWA BARAT). Disertasi(S3) thesis, UNIVERSITAS PASUNDAN.

[img]
Preview
Text
MIRA KARMINA.pdf

Download (527kB) | Preview

Abstract

Penyuluh pertanian memiliki peran strategis dalam meningkatkan kapasitas petani serta mendukung keberhasilan pembangunan pertanian daerah. Namun, kinerja penyuluh pertanian di Jawa Barat masih menghadapi berbagai tantangan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk: (1) menganalisis strategi pengembangan sumber daya manusia penyuluh pertanian yang diterapkan di Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Jawa Barat; (2) menganalisis tingkat kinerja penyuluh pertanian; (3) mengidentifikasi hambatan-hambatan dalam pengembangan sumber daya manusia penyuluh pertanian; dan (4) merumuskan strategi pengembangan sumber daya manusia yang efektif dalam meningkatkan kinerja penyuluh pertanian. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, studi dokumentasi, serta survei kuantitatif untuk memperkuat temuan penelitian. Analisis data dilakukan secara deskriptif- kualitatif dan diperkuat dengan analisis strategi menggunakan IFAS, EFAS, serta matriks SWOT untuk menentukan posisi strategis organisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pengembangan sumber daya manusia penyuluh pertanian belum berjalan secara optimal. Kinerja penyuluh pertanian berada pada kategori cukup dan belum mencapai kategori baik, terutama pada aspek persiapan penyuluhan, pelaksanaan penyuluhan, serta evaluasi dan pelaporan. Hambatan utama yang dihadapi meliputi keterbatasan anggaran, belum optimalnya pelatihan berkelanjutan, rendahnya pemanfaatan teknologi informasi, tingginya beban kerja penyuluh, serta belum optimalnya sistem evaluasi kinerja. Hasil analisis SWOT menempatkan Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Jawa Barat pada Kuadran II (Weakness– Opportunities), sehingga diperlukan strategi WO (turnaround) yang berfokus pada pembenahan kelemahan internal dengan memanfaatkan peluang eksternal. Strategi yang direkomendasikan adalah pengembangan sumber daya manusia penyuluh pertanian secara terarah dan berkelanjutan melalui peningkatan kompetensi, penguatan penguasaan teknologi penyuluhan, serta penerapan sistem evaluasi kinerja berbasis hasil.

Item Type: Thesis (Disertasi(S3))
Divisions: Pascasarjana > S3-Ilmu Manajemen 2026
Depositing User: Mr soeryana soeryana
Date Deposited: 13 Aug 2026 01:45
Last Modified: 13 Aug 2026 01:45
URI: https://repository.unpas.ac.id/id/eprint/84518

Actions (login required)

View Item View Item